41 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Diidentifikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Sebanyak 41 kantong jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Rabu (28/1/2026) malam.

Berdasarkan data terbaru hingga pukul 22.00 WIB, dari 41 kantong jenazah tersebut, dua kantong diketahui berisi satu korban (satu jiwa). Informasi tersebut disampaikan di Bandung, Kamis (29/1/2026).

Korban yang telah teridentifikasi diketahui berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Sejumlah korban juga diketahui merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mayoritas korban merupakan warga Desa Pasirlangu dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga :  Umat Islam Bersiap Sambut Ramadan, Ini Bacaan Niat Puasa Sebulan Penuh dan Harian

Proses identifikasi dilakukan melalui berbagai metode, antara lain sidik jari, data e-KTP, pemeriksaan gigi, properti pribadi, serta data medis dan administrasi.

Sebagian besar korban yang berhasil diidentifikasi berasal dari Desa Pasirlangu, khususnya dari Kampung Pasir Kuning, Kampung Nyalindung, Kampung Babakan, Kampung Pasirkuda, dan Kampung Baru.

Selain warga setempat, sejumlah korban dari luar daerah juga telah berhasil diidentifikasi. Korban tersebut berasal dari Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran (Lampung), dan Jakarta Selatan, yang seluruhnya diidentifikasi melalui metode sidik jari.

Baca Juga :  Basarnas Serahkan 7 Jenazah Korban ATR 42-500 ke Tim DVI

Sementara itu, beberapa korban anak-anak juga telah berhasil diidentifikasi, yang berasal dari Kampung Pasirkuda, Kampung Pasir Kuning, serta wilayah sekitar lokasi bencana.

Hingga saat ini, proses pencarian dan identifikasi korban lainnya masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan bersama DVI Polri. Upaya tersebut tetap dilakukan meskipun dihadapkan pada medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu. (*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram
Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia
Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
DPR Minta Pengangkatan 1,25 Juta PPPK Paruh Waktu Dilakukan Bertahap dan Transparan
Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Mekanisme dan Kriteria Prioritas
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Anjlok Semua
Ketua Komisi II DPR Dorong RUU ASN Atur KPI Ketat, ASN Tak Lagi Berada di Zona Nyaman
Harga Emas di Pegadaian 16 Juli 2026: Cek Rincian Galeri 24 dan UBS
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:49 WIB

Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:42 WIB

DPR Minta Pengangkatan 1,25 Juta PPPK Paruh Waktu Dilakukan Bertahap dan Transparan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:17 WIB

Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Mekanisme dan Kriteria Prioritas

Berita Terbaru

Teknologi

Honor X7d, Penyimpanan Super Lega Tak Pusing Simpan Foto Video

Minggu, 19 Jul 2026 - 12:15 WIB