Hacker Bobol Ribuan Rekening Bank Jambi, Rp19 Miliar Dana Nasabah Terlacak Mengalir ke Kripto

Kriminal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank 9 Jambi

Bank 9 Jambi

Okepost.id – Peretasan sistem digital Bank Jambi mengakibatkan ribuan rekening nasabah kehilangan dana dalam jumlah besar. Sebagian dana yang dicuri bahkan terdeteksi mengalir ke aset cryptocurrency.

Aparat penegak hukum mencatat total kerugian akibat insiden ini mencapai sekitar Rp143 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp19 miliar berhasil dilacak berpindah ke dompet kripto, sementara dana lainnya tersebar ke sejumlah rekening di bank lain.

Peretasan ini diduga terjadi pada 22 Februari 2026, ketika pelaku berhasil menembus sistem layanan digital bank. Akibat kejadian tersebut, pihak bank sempat menonaktifkan layanan mobile banking dan ATM selama lebih dari 10 hari untuk melakukan pemeriksaan dan memperkuat keamanan sistem.

Baca Juga :  Walikota Alfin Tutup Event Kreativitas Anak Bangsa

Insiden ini berdampak pada sekitar 6.000 lebih rekening nasabah. Rata-rata saldo yang berkurang pada setiap rekening berkisar antara Rp17 juta hingga Rp24 juta.

Selama proses pemulihan sistem berlangsung, banyak nasabah terpaksa datang langsung ke kantor cabang untuk melakukan transaksi secara manual karena layanan digital tidak dapat digunakan.

Pihak kepolisian saat ini terus menelusuri aliran dana yang dicuri, termasuk transaksi yang sudah masuk ke jaringan cryptocurrency. Proses pelacakan dilakukan melalui analisis transaksi digital serta koordinasi dengan berbagai lembaga terkait.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Siapkan Edaran Pembatasan Gawai di Sekolah

Sementara itu, manajemen Bank Jambi memastikan nasabah tidak akan menanggung kerugian akibat kasus ini. Pihak bank menyatakan siap mengganti dana yang hilang, bahkan jika harus menggunakan laba perusahaan.

Kasus peretasan ini kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku dan memastikan keamanan sistem perbankan ke depannya.**

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2030 untuk Perkuat Pembangunan Tangguh
Menyempurnakan Akses Keadilan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia
Bupati Merangin Tegaskan Pemerataan Guru PNS hingga Pelosok, Kepala Sekolah Dua Periode Wajib Dimutasi
Politik Hukum Pidana yang Semakin Berwajah Hak Asasi Manusia
Wali Kota Alfin Tinjau Sunatan Massal Gratis Minker-JS, Ratusan Warga Sungai Penuh Rasakan Manfaatnya
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya Kerinci
Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh: Al Haris, Alfin, Monadi dan Alpian Terima Gelar Kehormatan Adat
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pemkot Sungai Penuh Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2030 untuk Perkuat Pembangunan Tangguh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:58 WIB

Menyempurnakan Akses Keadilan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:36 WIB

Bupati Merangin Tegaskan Pemerataan Guru PNS hingga Pelosok, Kepala Sekolah Dua Periode Wajib Dimutasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:31 WIB

Politik Hukum Pidana yang Semakin Berwajah Hak Asasi Manusia

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:45 WIB

Wali Kota Alfin Tinjau Sunatan Massal Gratis Minker-JS, Ratusan Warga Sungai Penuh Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru

Teknologi

Honor X7d, Penyimpanan Super Lega Tak Pusing Simpan Foto Video

Minggu, 19 Jul 2026 - 12:15 WIB