Mengapa Penjajah Belanda Dulu Suka Menanam Pohon Asam Jawa di Pinggir Jalan?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Pada masa penjajahan, pemerintah kolonial Hindia Belanda gemar menanam pohon asam jawa di pinggir jalan. Asam jawa (Tamarindus indica) mempunyai ciri khas berbentuk polong yang panjang dan keras, serta kulitnya kasar. Daging buah asam jawa berwarna kecokelatan dan punya rasa asam yang kuat. Pohon ini menyebar ke berbagai wilayah di dunia melalui jalur perdagangan dan penjelajahan manusia.

Selama zaman penjajahan Belanda, asam jawa merupakan komoditas penting dalam perdagangan global. Pemerintah Hindia Belanda saat itu memperluas penanaman asam jawa di wilayah jajahan, dalam rangka memenuhi permintaan pasar global.

Baca Juga :  Jus untuk Maag: Pilihan Aman untuk Meredakan Gejala Asam Lambung

Alasan Pemerintah Kolonial Belanda Gemar Menanam Asam Jawa di Jalan

Dikatakan dalam buku Peradaban Batik (Nilai dan Perkembangan) oleh Ariesa Pandanwangi dkk, menurut Setiawan (2018), penjajah Belanda dahulu gemar menanam pohon asam Jawa di sepanjang jalan sebagai fungsi peneduh. Namun, fungsinya tidak hanya meneduhkan orang-orang yang ada di bawahnya.

Pohon asam jawa bermanfaat sebagai penghasil oksigen, menghasilkan buah yang disukai burung, dapat berbunga indah, dan punya akar kuat yang tahan terhadap angin kencang, tetapi tidak merusak fondasi jalan. Sederet manfaat ini menjadi alasan pemerintah kolonial Belanda gemar menanam asam jawa di sepanjang jalan.

Baca Juga :  Cara Cek Kadar Emas dengan Mudah, Kenali Keaslian dan Nilainya Sebelum Membeli

Biji asam jawa juga dimanfaatkan sebagai bumbu masak untuk sejumlah kuliner di Indonesia (Hendrawati dkk, 2013). Selain itu, dalam beberapa budaya seperti India, asam jawa digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda. Di Asia Tenggara, tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai laksatif alami dan pengobatan untuk gangguan pencernaan. (*)

Berita Terkait

Kenali Manfaat Genjer untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya
Manfaat Daun Sirsak untuk Mengobati Penyakit Kanker
7 Rekomendasi Jus untuk Meningkatkan Hb yang Mudah Dibuat
8 Manfaat Daun Kemangi Dimakan Mentah untuk Kesehatan
4 Kebiasaan Anak yang Sering Dikira Nakal, Padahal Itu Tanda Anak Yang Cerdas
7 Manfaat Daun Kucai untuk Kesehatan dan Nutrisinya
Resep Tumis Bunga Pepaya yang Tidak Pahit Tanpa Direbus Lama, Gurih Pedas dan Tetap Nikmat
12 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan, Baik untuk Diet
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kenali Manfaat Genjer untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Manfaat Daun Sirsak untuk Mengobati Penyakit Kanker

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:42 WIB

7 Rekomendasi Jus untuk Meningkatkan Hb yang Mudah Dibuat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:00 WIB

8 Manfaat Daun Kemangi Dimakan Mentah untuk Kesehatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:50 WIB

4 Kebiasaan Anak yang Sering Dikira Nakal, Padahal Itu Tanda Anak Yang Cerdas

Berita Terbaru

Daerah

Jaga Sportivitas, Wako Alfin Ikuti Laga Sepak Bola

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:49 WIB

Internasional

Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kasus Soetta

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:57 WIB