Fenomena Danau Kerinci Mengering, Warga Khawatir Dampak Lingkungan dan Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Fenomena mengeringnya Danau Kerinci di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, menjadi perhatian serius masyarakat dan pemerintah daerah. Permukaan air danau yang biasanya luas kini terlihat menyusut drastis, bahkan di beberapa titik dasar danau mulai tampak jelas.

 

Warga sekitar mengaku kondisi ini baru pertama kali terjadi dalam skala sebesar sekarang. Penurunan debit air tersebut diduga dipicu oleh musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kerinci dalam beberapa bulan terakhir, diperparah dengan perubahan iklim yang tidak menentu.

Baca Juga :  Hadiri Rakornas 2026, Alfin–Azhar Hamzah Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

 

“Air danau surut jauh dari biasanya. Nelayan sulit menangkap ikan, dan hasilnya menurun drastis,” ujar Hasan, salah satu nelayan Danau Kerinci, Senin (26/1/26).

 

Tak hanya berdampak pada nelayan, surutnya Danau Kerinci juga memengaruhi sektor pertanian. Danau ini selama ini menjadi sumber irigasi bagi lahan pertanian di sekitarnya. Jika kondisi terus berlanjut, warga khawatir akan terjadi gagal panen.

 

Selain faktor alam, sejumlah pihak juga menyoroti aktivitas pembukaan lahan dan sedimentasi yang diduga mempercepat pendangkalan danau. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan mengancam kelestarian Danau Kerinci sebagai salah satu ikon alam dan sumber kehidupan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Gathering Media 2025, Pemkab Kerinci Ajak Media Kawal Pembangunan Daerah

 

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak ekosistem danau.

 

Upaya jangka panjang seperti normalisasi danau dan konservasi lingkungan disebut perlu segera direncanakan agar Danau Kerinci dapat kembali berfungsi secara optimal. (*)

Berita Terkait

Festival Kopi Kerinci 2026 Digelar 19–20 September, Kopi Tanah Surga Siap Mendunia
Wako Alfin Sambut Atlet Berprestasi, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Beasiswa dan Penghargaan
Kakanwil Kemenag Jambi Lantik 17 Pejabat Baru: Tegaskan KUA Bebas Pungli dan Perkuat Layanan Publik
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini
Bahasa Kerinci dan Bajau Tungkal Satu Mengadapi Ancaman Kepunahan, Ini Langkah Balai Bahasa Jambi
Tekan Stunting, TP PKK dan Pemkot Sungai Penuh Door to Door Salurkan Bantuan Program 3S
Ketidakpastian Kuota PTSL Sungai Penuh: Warga Keluhkan Berkas Mengendap Tiga Bulan
Diskominfosta Kota Sungai Penuh Rutin Jalankan Program 3S Dukung Penanganan Stunting
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Digelar 19–20 September, Kopi Tanah Surga Siap Mendunia

Minggu, 6 September 2026 - 19:26 WIB

Kakanwil Kemenag Jambi Lantik 17 Pejabat Baru: Tegaskan KUA Bebas Pungli dan Perkuat Layanan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 12:37 WIB

Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Bahasa Kerinci dan Bajau Tungkal Satu Mengadapi Ancaman Kepunahan, Ini Langkah Balai Bahasa Jambi

Selasa, 1 September 2026 - 15:26 WIB

Tekan Stunting, TP PKK dan Pemkot Sungai Penuh Door to Door Salurkan Bantuan Program 3S

Berita Terbaru