Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan pemulihan setelah menutup perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026, di zona hijau. Indeks naik 74,07 poin atau 1,21 persen ke level 6.192,93.
Penguatan tersebut mendapat dukungan dari kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham Bayan Resources (BYAN) menguat 9,80 persen, Amman Mineral Internasional (AMMN) naik 6,89 persen, sedangkan Mora Telematika Indonesia (MORA) meningkat 7,82 persen.
Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp597,49 miliar di pasar reguler. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan IHSG belum sepenuhnya menghilangkan tekanan di pasar saham domestik.
Enam Saham Masuk Radar Analis
Di tengah peluang penguatan IHSG, investor dapat mencermati saham-saham yang masuk dalam rekomendasi analis untuk perdagangan 7 Oktober 2026.
Berdasarkan laporan rekomendasi BNI Sekuritas yang dikutip Liputan6.com, enam saham yang menjadi perhatian adalah:
ISAT – Indosat Tbk.
DSSA – Dian Swastatika Sentosa Tbk.
MAPA – MAP Aktif Adiperkasa Tbk.
BRIS – Bank Syariah Indonesia Tbk.
MOLI – Madusari Murni Indah Tbk.
DOOH – Era Media Sejahtera Tbk.
Pilihan tersebut mencakup sektor telekomunikasi, energi, ritel, perbankan syariah, bahan baku, dan media. Setiap saham memiliki karakteristik serta tingkat risiko yang berbeda.
Waspadai Resistance IHSG
Analis memperkirakan IHSG berpeluang menguji area resistance 6.200–6.250. Sementara itu, area support berada di kisaran 6.070–6.150.
Jika indeks mampu menembus resistance, peluang penguatan lanjutan terbuka. Sebaliknya, kegagalan melewati level tersebut dapat memicu koreksi kembali.
Karena itu, investor perlu memperhatikan pergerakan harga, volume transaksi, kondisi fundamental emiten, serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan. (Pro)









