Balita Tewas Didalam Lipatan Arena Bermain Istana Balon

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Polres Kerinci saat ini tengah menangani dugaan kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak berusia 4 tahun di arena bermain istana balon yang berada di Lapangan Merdeka Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 30 November 2025 sekira pukul 21.00 WIB, dan dilaporkan ke pihak Kepolisian pada Minggu, 30 November 2025.

Korban berinisial G (4), jenis kelamin laki-laki, warga Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Berdasarkan informasi awal, pemilik arena bermain istana balon atas nama Fatman Jaya (41) yang berprofesi sebagai PNS, menutup arena bermain dengan cara mengempeskan istana balon tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bagian dalam balon.

Baca Juga :  Wawako Ajak ASN Sungai Penuh Sambut Ramadhan dengan Semangat Kerja dan Integritas

Beberapa saat setelah balon dilipat, orang tua korban datang mencari anaknya yang diketahui sebelumnya bermain di arena tersebut. Pemilik kemudian membuka kembali lipatan balon dan menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit DKT Sungai Penuh, namun dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Kerinci menyampaikan bahwa langkah-langkah penyelidikan telah dilakukan.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan TKP, memasang police line, meminta keterangan saksi-saksi, mengumpulkan dokumen medis awal, serta memeriksa pemilik wahana permainan. Saat ini kasus masih dalam proses pendalaman untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pidana lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Hadiri Tanam Perdana Padi Teknologi PM AAS di Sungai Penuh, Dorong Modernisasi Pertanian

Kapolres Kerinci juga menyampaikan imbauan kepada pengelola wahana permainan anak agar lebih memperhatikan aspek keselamatan.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas musibah ini. Kepada seluruh pengelola wahana permainan anak, kami mengingatkan agar menerapkan standar keamanan dan memastikan kondisi arena benar-benar aman sebelum maupun setelah digunakan,” tegas Kapolres.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, dan informasi perkembangan akan disampaikan kemudian oleh Humas Polres Kerinci.(Pro)

Berita Terkait

Mantan PMI di Kerinci Cari Keadilan, 48 Pohon Karet Ditebang hingga Rugi Rp100 Juta
500 Pelari Ramaikan Juara Run 2.0, HUT ke-18 Sungai Penuh Makin Semarak
Target Menuju Universitas, STIKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Gelar Pelantikan Struktural, Ini Daftarnya
Bupati Monadi Tutup Festival Budaya Kerinci 2026, Ribuan Warga Padati Danau Kerinci
Bupati Monadi dan PT KMH Tebar Bibit Ikan Semah di Danau Kerinci
Festival Budaya Kerinci 2026, Tradisi Leluhur “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”
Tari Nek Salih Indah Memukau Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026
Pemkot Sungai Penuh Sambut Tim Penilai Desa Antikorupsi, Aur Duri Jadi Calon Percontohan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:25 WIB

Mantan PMI di Kerinci Cari Keadilan, 48 Pohon Karet Ditebang hingga Rugi Rp100 Juta

Minggu, 1 November 2026 - 11:33 WIB

500 Pelari Ramaikan Juara Run 2.0, HUT ke-18 Sungai Penuh Makin Semarak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Target Menuju Universitas, STIKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Gelar Pelantikan Struktural, Ini Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Bupati Monadi Tutup Festival Budaya Kerinci 2026, Ribuan Warga Padati Danau Kerinci

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Bupati Monadi dan PT KMH Tebar Bibit Ikan Semah di Danau Kerinci

Berita Terbaru