IHSG Menguat, Asing Malah Jual 10 Saham Ini, BBCA Paling Banyak Dilepas

Investor asing mencatatkan jual bersih Rp8,73 triliun saat IHSG rebound pada pekan lalu. Saham perbankan mendominasi daftar emiten yang paling banyak dilepas.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta –  Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu belum menghentikan aksi jual investor asing di pasar saham Indonesia. Di tengah rebound indeks, investor asing masih melepas sejumlah saham berkapitalisasi besar dengan nilai transaksi yang signifikan.

IHSG tercatat menguat 1,21% sepanjang pekan lalu. Secara akumulatif, indeks juga membukukan kenaikan 4,90%. Namun, investor asing masih mencatatkan jual bersih atau “net sell” sebesar Rp8,73 triliun.

Berdasarkan data transaksi asing periode 16–23 Oktober 2026 yang dikutip The Econopost, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi emiten dengan nilai jual bersih asing terbesar, mencapai Rp5,23 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp3,26 triliun.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.112, Rebalancing MSCI dan Tekanan Rupiah Jadi Sorotan

Daftar 10 Saham yang Paling Banyak Dijual Asing

Berikut daftar saham dengan nilai *net sell* asing terbesar dalam periode tersebut:

1. BBCA – Rp5,23 triliun
2. BBRI – Rp3,26 triliun
3. BMRI – Rp1,37 triliun
4. TLKM – Rp662,99 miliar
5. ANTM  – Rp297,59 miliar
6. BRIS – Rp249,66 miliar
7. PTBA – Rp217,68 miliar
8. AADI – Rp204,50 miliar
9. TINS – Rp203,32 miliar
10. ADRO – Rp146,49 miliar

Baca Juga :  Samsung Pecahkan Rekor, Kapitalisasi Pasar Tembus US$1 Triliun Berkat Lonjakan Saham AI

Data tersebut menunjukkan bahwa saham sektor perbankan mendominasi tiga posisi teratas. Selain BBCA dan BBRI, investor asing juga melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai jual bersih Rp1,37 triliun.

Tekanan jual juga menyasar saham telekomunikasi, pertambangan, serta energi. Saham TLKM mencatatkan *net sell* Rp662,99 miliar, sedangkan ANTM mencapai Rp297,59 miliar.

Meski IHSG menguat, data tersebut memperlihatkan bahwa arus dana asing belum sepenuhnya kembali ke pasar saham domestik. Pergerakan indeks dan transaksi investor asing pun perlu dicermati secara terpisah karena penguatan IHSG tidak selalu berarti seluruh saham mengalami akumulasi.
(Pro)

Berita Terkait

IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, OJK Perketat Pengawasan dan Bidik Manipulasi Saham
BEI Catat 9 Calon Emiten IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi Antrean Bursa
IHSG Ambruk Imbas MSCI, Saham BBCA, BBRI hingga ASII Menarik Dicermati
BEI Optimistis Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI, Ini Alasannya
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Naik, Termurah Rp1,33 Juta
Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas
MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap
IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:27 WIB

IHSG Menguat, Asing Malah Jual 10 Saham Ini, BBCA Paling Banyak Dilepas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:33 WIB

IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, OJK Perketat Pengawasan dan Bidik Manipulasi Saham

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:53 WIB

BEI Catat 9 Calon Emiten IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi Antrean Bursa

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:45 WIB

IHSG Ambruk Imbas MSCI, Saham BBCA, BBRI hingga ASII Menarik Dicermati

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:43 WIB

BEI Optimistis Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI, Ini Alasannya

Berita Terbaru