Thomas Djiwandono Resmi Dilantik sebagai Deputi Gubernur BI

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Thomas

Poto Thomas

Okepost.id, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) resmi melantik Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Thomas mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua MA Sunarto dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung MA, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Dalam sumpahnya, Thomas menyatakan tidak akan memberikan maupun menjanjikan sesuatu kepada pihak mana pun untuk kepentingan jabatan.

Ia juga menegaskan tidak akan menerima hadiah atau janji dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Thomas berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengikuti arahan Gubernur BI sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Garis Batas dengan Malaysia di Pulau Sebatik Digeser

Sebelumnya, DPR RI telah menyetujui Thomas sebagai Deputi Gubernur BI melalui rapat paripurna masa persidangan III tahun sidang 2025–2026.

Komisi XI DPR menetapkan keputusan tersebut melalui musyawarah mufakat.

Thomas akan menjabat hingga 2031. Ia menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri setelah ditunjuk menjadi Wakil Menteri Keuangan.

Thomas telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR pada 26 Januari 2026.

Meski mengakui belum memiliki pengalaman langsung di bidang moneter, ia optimistis mampu menjalankan tugas barunya dengan mengandalkan pengalamannya sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 18 Juli 2024.

Profil Singkat
Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan putra dari Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur BI periode 1993–1998.

Baca Juga :  DPR Sahkan Revisi UU P2SK 2026, OJK Resmi Perkuat Pengawasan Aset Kripto dan Bursa Komoditas

Dari garis keluarga ibu, Thomas juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan merupakan cucu dari M Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46.

Dalam bidang pendidikan, Thomas menempuh sekolah di SMP Kanisius, Menteng, sebelum melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

Ia meraih gelar sarjana sejarah di Haverford College, Pennsylvania, lalu melanjutkan pendidikan pascasarjana di Johns Hopkins SAIS, Washington DC, dengan fokus hubungan internasional dan ekonomi internasional. **

Berita Terkait

Honorer Baru Tak Boleh Lagi? Pemerintah Mulai Tegas, Ini Arah Kebijakannya
Dasco Terima Data PPPK Paruh Waktu Nasional, DPR Siapkan Validasi untuk Kebijakan Status dan Karier
DPR Minta Pemerintah Gunakan Database BKN agar Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Tidak Kisruh
Cara Pindah Domisili Lewat HP, Kini Tak Perlu Surat Pengantar RT/RW
DPR Setujui 4 Tuntutan PPPK, Rencana Unjuk Rasa Resmi Batal
Status PPPK Paruh Waktu Berubah Penuh Waktu Mulai 2027, Gaji Ditanggung Pusat
Pemkot Sungai Penuh Serahkan Data 6.089 Pegawai ke Kemendagri, Termasuk PPPK Paruh Waktu
Inovasi Berbuah Penghargaan, Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:16 WIB

Honorer Baru Tak Boleh Lagi? Pemerintah Mulai Tegas, Ini Arah Kebijakannya

Selasa, 8 September 2026 - 17:55 WIB

DPR Minta Pemerintah Gunakan Database BKN agar Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Tidak Kisruh

Sabtu, 5 September 2026 - 14:28 WIB

Cara Pindah Domisili Lewat HP, Kini Tak Perlu Surat Pengantar RT/RW

Sabtu, 5 September 2026 - 13:46 WIB

DPR Setujui 4 Tuntutan PPPK, Rencana Unjuk Rasa Resmi Batal

Jumat, 4 September 2026 - 15:26 WIB

Status PPPK Paruh Waktu Berubah Penuh Waktu Mulai 2027, Gaji Ditanggung Pusat

Berita Terbaru