Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

BEI kembali membuka transaksi short selling mulai 1 Oktober 2026. Lima saham masuk daftar perdana dan layanan awal tersedia melalui dua sekuritas.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali transaksi short selling mulai Kamis, 1 Oktober 2026. Pada tahap awal, fasilitas ini hanya berlaku untuk lima saham dan tersedia melalui dua perusahaan sekuritas.

Lima saham yang masuk daftar awal short selling adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

BEI menunjuk PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Ajaib Sekuritas Asia sebagai Anggota Bursa yang telah memenuhi persyaratan untuk menyediakan fasilitas short selling pada tahap awal. Bursa masih membuka kesempatan bagi sekuritas lain untuk mengajukan layanan serupa.

Baca Juga :  MSCI Bekukan Rebalancing Saham GoTo, Terancam Dihapus dari Indeks pada Agustus 2026

Cara Kerja Short Selling

Short selling memungkinkan investor menjual saham yang dipinjam terlebih dahulu dengan harapan dapat membelinya kembali pada harga lebih rendah. Selisih harga tersebut menjadi potensi keuntungan bagi investor.

Namun, mekanisme ini juga memiliki risiko tinggi. BEI sebelumnya mengingatkan bahwa short selling lebih ditujukan bagi investor yang telah memahami mekanisme perdagangan dan manajemen risiko.

Investor yang ingin menggunakan fasilitas tersebut juga harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan membuka rekening short selling pada Anggota Bursa penyedia layanan.

Lima Saham yang Bisa Short Selling

Baca Juga :  IHSG Dibayangi Rebalancing FTSE Russell, Investor Asing Berpotensi Lanjutkan Outflow

Berikut daftar saham yang dapat ditransaksikan melalui mekanisme short selling mulai 1 Oktober 2026:

ASII – Astra International

BBCA – Bank Central Asia

BRPT – Barito Pacific

BUMI – Bumi Resources

INDF – Indofood Sukses Makmur

Penerapan kembali short selling dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, implementasi mekanisme tersebut sempat mengalami penundaan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan dibukanya kembali transaksi ini, investor memiliki alternatif strategi ketika menghadapi kondisi pasar yang mengalami tekanan.

Meski demikian, potensi keuntungan berjalan beriringan dengan risiko kerugian sehingga investor perlu memahami ketentuan dan risiko transaksi sebelum menggunakannya. (Pro)

Berita Terkait

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju
IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%
Daftar Saham Margin dan Short Selling Oktober 2026: Ada ASII, BBCA hingga BUMI
IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Anjlok 13,95% ke Rp37
Ondo Perps Buka Trading Saham dan ETF Tokenisasi 24 Jam, Aset Bisa Jadi Jaminan Perpetual
IHSG Anjlok 1,08 Persen Usai Batas Harga Saham Rp1 Berlaku, BEI Beri Penjelasan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:28 WIB

IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB