Toyota dan Daihatsu Adu Strategi, Ini Jurus Genjot Penjualan Mobil hingga Akhir 2026

Toyota mengandalkan mobil elektrifikasi, sementara Daihatsu memperkuat penjualan kendaraan niaga dan mobil terjangkau di tengah persaingan pasar otomotif nasional.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta – Toyota dan Daihatsu menyiapkan strategi berbeda untuk menjaga penjualan mobil hingga akhir 2026. Toyota memperkuat lini kendaraan elektrifikasi, sedangkan Daihatsu mengandalkan kendaraan niaga dan mobil dengan harga terjangkau.

Strategi tersebut dijalankan saat pasar otomotif Indonesia menunjukkan pertumbuhan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi mobil dari pabrikan ke dealer mencapai 679.020 unit sepanjang Januari–September 2026, naik 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, penjualan ritel meningkat 15,4% menjadi 676.223 unit.

Toyota Perkuat Mobil Hybrid

Toyota masih memimpin pasar otomotif nasional. Sepanjang Januari–September 2026, perusahaan mencatat distribusi sebanyak 197.809 unit dengan pangsa pasar 29,1%.

Toyota juga memperkuat pilihan kendaraan elektrifikasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sejumlah model andalannya meliputi Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV.

Baca Juga :  Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

Toyota menilai variasi produk, teknologi, efisiensi, serta kenyamanan menjadi faktor penting untuk mempertahankan daya saing di tengah perubahan pasar.

Daihatsu Andalkan Gran Max

Berbeda dengan Toyota, Daihatsu mengandalkan kendaraan niaga dan mobil berharga terjangkau. Strategi ini menyasar konsumen individu maupun pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Daihatsu membukukan penjualan ritel 109.376 unit selama Januari–September 2026. Angka tersebut tumbuh 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pangsa pasar 16,2%.

Gran Max Pick Up menjadi kontributor terbesar dengan porsi 34% dari penjualan ritel Daihatsu. Selanjutnya, Sigra menyumbang 23%, Gran Max Minibus 17%, Terios 10%, dan Ayla 7%.

Baca Juga :  Simulasi Cicilan & Pajak Tahunan Toyota Rush GR Sport 2026

Daihatsu juga menilai kemudahan pembiayaan kendaraan turut mendukung penjualan. Faktor ini penting karena sebagian besar konsumennya menggunakan fasilitas kredit untuk membeli mobil.

Mobil Terjangkau Masih Jadi Andalan

Pertumbuhan pasar otomotif nasional turut didukung permintaan kendaraan komersial untuk menunjang program pemerintah, termasuk Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara juga menyoroti permintaan mobil listrik serta kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta.

Menurutnya, sekitar 70%–80% penjualan mobil nasional masih berasal dari segmen harga tersebut. Kondisi ini membuat kendaraan terjangkau tetap menjadi pasar penting bagi produsen.

Dengan strategi yang berbeda, Toyota dan Daihatsu berupaya mempertahankan posisi di tengah persaingan industri otomotif hingga penghujung 2026. (Pro)

Berita Terkait

Honda WR-V 2024 Bekas Turun Harga, Kini Bisa Dibawa Pulang Mulai Rp210 Juta
4 Saham Consumer Staples Jadi Sorotan Senin 28 September: ICBP, MYOR, CMRY, SIDO
Harga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
IPOT X Resmi Hadir, Indo Premier Bawa AI untuk Bantu Investor Naik Kelas
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Jumat 25 September 2026 Anjlok, Cek Rinciannya
Bukan Motor, Bukan Mobil! Toyota i-Road Punya 3 Roda dan Bisa Miring
Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya
Toyota Agya Makin Canggih, Fitur Ini Bikin City Car Andalan Toyota Naik Kelas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Toyota dan Daihatsu Adu Strategi, Ini Jurus Genjot Penjualan Mobil hingga Akhir 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Honda WR-V 2024 Bekas Turun Harga, Kini Bisa Dibawa Pulang Mulai Rp210 Juta

Minggu, 27 September 2026 - 17:42 WIB

4 Saham Consumer Staples Jadi Sorotan Senin 28 September: ICBP, MYOR, CMRY, SIDO

Sabtu, 26 September 2026 - 11:34 WIB

Harga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Jumat, 25 September 2026 - 11:45 WIB

IPOT X Resmi Hadir, Indo Premier Bawa AI untuk Bantu Investor Naik Kelas

Berita Terbaru

Poto Ilustrasi Saham

INVESTASI

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB