Suzuki Luncurkan Wagon R Bioetanol, Bisa Tenggak Etanol 100%

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Maruti Suzuki di India meluncurkan Wagon R FFV (Flex Fuel Vehicle). Mobil itu dirancang untuk bisa menenggak BBM Bioetanol.
Dikutip dari siaran pers Suzuki Global, mobil dengan teknologi Flex Fuel atau FFV dapat beroperasi dengan campuran etanol dan bensin apa pun. Dari perspektif lingkungan, kendaraan ini membantu mengurangi emisi partikulat (PM), sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas udara lokal.

Wagon R FFV menjadi mobil flex fuel Suzuki pertama yang diproduksi massal. Produksi massal mobil yang dilengkapi dengan teknologi flex fuel ini juga menjadi yang pertama di industri otomotif India.

Suzuki menyebut, mobil flex-fuel memberikan fleksibilitas kepada pelanggan untuk menggunakan campuran etanol dan bensin apa pun dari E20 hingga E100. E20 berarti ada campuran etanol 20 persen pada bahan bakar. Sedangkan E100, artinya BBM tersebut menggunakan etanol 100 persen.

Baca Juga :  Gesits Motor Listrik Tipe GV1 Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini

Mobil bahan bakar fleksibel pertama Maruti Suzuki di India telah dirancang khusus untuk kompatibilitas bahan bakar campuran etanol. Mobil ini dilengkapi dengan kalibrasi ECU canggih yang mampu beradaptasi dengan mulus terhadap campuran etanol apa pun antara E20 hingga E100.

Di Maruti Suzuki, kami berkomitmen untuk menawarkan mobil dengan berbagai teknologi dan bahan bakar. Perusahaan memperkenalkan BEV (mobil listrik), Hybrid, CNG/CBG, dan kendaraan bahan bakar fleksibel etanol untuk memenuhi dua tujuan India, yaitu mengurangi impor minyak dan emisi karbon. Ekosistem etanol sebagai bahan bakar di India masih dalam tahap awal, dan sebagai pemimpin pasar, kami merasa bertanggung jawab untuk berkontribusi dalam mewujudkan ‘India Go Flex’. Setelah diadopsi secara luas, Kendaraan Bahan Bakar Fleksibel berpotensi mengurangi impor minyak, emisi karbon, dan polusi udara lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah domestik dan pendapatan petani,” kata Hisashi Takeuchi, Direktur Utama & CEO, Maruti Suzuki India Limited.

Baca Juga :  Honda Supra X 125 Cross 2026, Motor Bebek Tangguh untuk Jalan Rusak dan Hemat BBM

Suzuki telah menghadirkan beragam teknologi kendaraan, mulai dari hybrid, mobil listrik, sampai kendaraan berbahan bakar gas. Bahkan, mobil Suzuki di India bisa menggunakan bahan bakar compressed biomethane gas (CBG). CBG merupakan gas biometana yang didapat dari pembusukan bahan organik, salah satunya dari kotoran sapi. Jenis bahan bakar ini dianggap lebih ramah lingkungan karena terbarukan dan dapat diproduksi dalam waktu relatif singkat. (*)

Berita Terkait

Honda WR-V 2024 Bekas Turun Harga, Kini Bisa Dibawa Pulang Mulai Rp210 Juta
Bukan Motor, Bukan Mobil! Toyota i-Road Punya 3 Roda dan Bisa Miring
Toyota Agya Makin Canggih, Fitur Ini Bikin City Car Andalan Toyota Naik Kelas
Harga Honda Sonic 150R 2026 Tembus Rp29,2 Juta, Ini Spesifikasi Lengkap Motor Bebek Sport Honda
Bajaj Dominar 400 2027 Udah Lengkap Aksesoris, Naked-Touring Bertenaga 40 HP!
Gaya Retro, Fitur Masa Kini: Mengenal Lebih Dekat Honda CB350C Special Edition dengan Honda RoadSync
Yamaha XSR155 Model 2026, Motor Kalcer Harga Bersahabat
Daftar Motor Harley-Davidson yang Dijual di Indonesia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Honda WR-V 2024 Bekas Turun Harga, Kini Bisa Dibawa Pulang Mulai Rp210 Juta

Senin, 21 September 2026 - 18:30 WIB

Bukan Motor, Bukan Mobil! Toyota i-Road Punya 3 Roda dan Bisa Miring

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

Toyota Agya Makin Canggih, Fitur Ini Bikin City Car Andalan Toyota Naik Kelas

Rabu, 2 September 2026 - 11:19 WIB

Harga Honda Sonic 150R 2026 Tembus Rp29,2 Juta, Ini Spesifikasi Lengkap Motor Bebek Sport Honda

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Bajaj Dominar 400 2027 Udah Lengkap Aksesoris, Naked-Touring Bertenaga 40 HP!

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB