BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tujuh perusahaan masuk dalam pipeline penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi

Poto ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tujuh perusahaan masuk dalam pipeline penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) per 2 Oktober 2026.

Jumlah tersebut bertambah dari enam perusahaan yang tercatat dalam pipeline pada 25 September 2026.

BEI menyebut tujuh perusahaan tersebut berasal dari tiga sektor. Sebanyak empat perusahaan bergerak di sektor kesehatan, dua perusahaan dari sektor energi, dan satu perusahaan berasal dari sektor industrials.

Baca Juga :  Bursa Saham Korsel Ambrol, Indeks Kospi Anjlok 6,12 Persen akibat Aksi Jual Investor Asing

Berdasarkan skala aset, dua perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar. Kemudian tiga perusahaan memiliki aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara dua perusahaan lainnya memiliki aset di atas Rp250 miliar.

Di sisi lain, BEI mencatat perusahaan yang telah melakukan pencatatan saham sepanjang periode tersebut menghimpun dana Rp2,16 triliun.

Obligasi dan Rights Issue

Aktivitas pasar modal juga terlihat dari penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS). Hingga 2 Oktober 2026, BEI mencatat 135 emisi dari 62 penerbit dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp132,9 triliun.

Baca Juga :  Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah

Untuk aksi korporasi rights issue, sebanyak 15 perusahaan tercatat telah menerbitkan saham baru dengan total nilai Rp16,23 triliun.

BEI masih mencatat satu perusahaan dalam pipeline rights issue. Perusahaan tersebut berasal dari sektor properti dan real estate. (Pro)

Berita Terkait

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju
IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%
Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana
Daftar Saham Margin dan Short Selling Oktober 2026: Ada ASII, BBCA hingga BUMI
IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Anjlok 13,95% ke Rp37
Ondo Perps Buka Trading Saham dan ETF Tokenisasi 24 Jam, Aset Bisa Jadi Jaminan Perpetual
IPOT X Meluncur dengan AI-Native Intelligence, 1.100+ Metrik Bantu Investor Baca Pasar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:28 WIB

IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB