Okepos.id – Mudik Lebaran sering kali membuat banyak orang mengandalkan smartphone untuk navigasi, komunikasi, hingga hiburan selama perjalanan. Namun masalah klasik seperti baterai habis di tengah jalan masih sering terjadi.
Tidak banyak pengguna yang mengetahui bahwa smartphone modern sebenarnya bisa berfungsi sebagai powerbank darurat untuk mengisi daya perangkat lain. Fitur ini sangat berguna saat tidak ada akses listrik atau charger.
Dengan teknologi tertentu, satu ponsel dapat berbagi daya dengan ponsel lain, baik melalui pengisian nirkabel maupun menggunakan kabel.
Memanfaatkan Reverse Wireless Charging
Beberapa smartphone terbaru telah dibekali fitur reverse wireless charging atau berbagi daya secara nirkabel. Teknologi ini memungkinkan satu perangkat mengirimkan energi baterai ke perangkat lain hanya dengan menempelkan bagian belakang kedua ponsel.
Cara menggunakannya cukup mudah. Pengguna hanya perlu membuka menu Pengaturan, lalu masuk ke bagian Baterai, kemudian mengaktifkan fitur Wireless Power Sharing atau Reverse Wireless Charging.
Setelah fitur aktif, cukup tempelkan bagian belakang dua smartphone. Ponsel yang memiliki baterai lebih besar akan mulai mengalirkan daya ke perangkat lainnya.
Fitur ini biasanya tersedia pada beberapa smartphone kelas menengah hingga flagship dari berbagai merek ternama.
Mengisi Daya dengan Kabel OTG
Selain metode nirkabel, pengguna juga dapat memanfaatkan kabel OTG (On-The-Go) untuk menjadikan smartphone sebagai sumber daya bagi perangkat lain.
Caranya dengan menyambungkan kabel OTG ke ponsel yang memiliki baterai lebih besar. Setelah itu hubungkan kabel charger dari OTG ke ponsel yang ingin diisi dayanya.
Metode ini membuat smartphone bekerja seperti powerbank mini yang dapat membantu perangkat lain mendapatkan tambahan energi.
Berguna Saat Kondisi Darurat
Kemampuan berbagi baterai antar perangkat menjadi solusi praktis ketika pengguna berada dalam kondisi darurat, seperti saat perjalanan jauh, kegiatan luar ruangan, atau ketika tidak menemukan stopkontak listrik.
Meski demikian, pengguna perlu memahami bahwa fitur ini akan menguras baterai ponsel yang menjadi sumber daya. Kecepatan pengisian juga biasanya tidak secepat menggunakan powerbank khusus.
Namun dalam situasi mendesak, fitur ini tetap bisa menjadi penyelamat agar smartphone tetap menyala untuk kebutuhan penting seperti komunikasi, navigasi, atau akses informasi selama perjalanan mudik.**









