Okepost.id – Manajemen Hull City mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan beberapa penangkapan terkait nyanyian suporter bernada diskriminatif dalam kekalahan 0–4 dari Chelsea pada ronde keempat Piala FA, Sabtu (15/2).
Klub menyampaikan peringatan melalui pengeras suara di akhir babak pertama setelah petugas keamanan mendeteksi adanya nyanyian diskriminatif di dalam Stadion MKM.
Hull City juga menyebut tim keamanan mengumpulkan bukti melalui rekaman CCTV dan langsung melaporkannya kepada polisi sebagai dugaan tindakan kriminal.
Sekitar satu jam setelah pertandingan berjalan, Hull City kembali mengumumkan bahwa mereka telah mengambil langkah tegas, termasuk menangkap pihak yang diduga memprovokasi chant diskriminatif.
Sejumlah suporter terdengar meneriakkan chant “Chelsea rent boy” sejak awal laga. Di Inggris, istilah “rent boy” telah masuk kategori hinaan yang dapat dianggap sebagai kejahatan kebencian sejak Januari 2022, sehingga pelakunya berpotensi menghadapi tuntutan hukum.
Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, mengecam nyanyian tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk bahasa diskriminatif tidak dapat diterima. Ia berharap pihak terkait segera menindaklanjuti insiden itu.
Dalam pertandingan, Chelsea tampil dominan dan menang lewat hattrick Pedro Neto serta satu gol tambahan dari wonderkid Brasil, Estevao. **









