IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham AADI hingga AMRT

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026 diperkirakan masih berada dalam tekanan. Sejumlah analis memproyeksikan indeks berisiko melanjutkan pelemahan setelah terkoreksi cukup dalam pada sesi sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 52,18 poin atau 0,82 persen ke level 6.318,50 pada Rabu (20/5/2026). Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.215,56 hingga 6.318,50.

Dari sisi aktivitas pasar, nilai transaksi tercatat mencapai Rp22,04 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 38,10 miliar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi mencapai 2,449 juta kali.

Tekanan jual masih mendominasi pasar. Tercatat sebanyak 510 saham melemah, 217 saham menguat, dan 232 saham bergerak stagnan.

Beberapa saham berkapitalisasi besar yang menekan laju indeks berasal dari kelompok LQ45. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi pemberat utama setelah anjlok 10,18 persen ke level Rp1.720. Selanjutnya, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 9,23 persen ke Rp590.

Baca Juga :  IHSG Dibayangi Tekanan Besar, Analis Prediksi Koreksi Masih Berlanjut Akibat Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Selain itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkoreksi 6,99 persen menjadi Rp173. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga melemah 6,31 persen ke posisi Rp2.970, sedangkan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 6,21 persen ke level Rp1.435.

Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi lanjutan. Menurut analis, pergerakan indeks saat ini masih menjadi bagian dari wave [v] dari wave A pada pola wave (2).

Analis MNC Sekuritas memperkirakan area koreksi IHSG berada di rentang 6.148 hingga 6.179. Sementara itu, area penguatan terdekat diproyeksikan berada pada level 6.401 sampai 6.514.

Baca Juga :  Rebalancing MSCI Berakhir Hari Ini, Pasar Saham Indonesia Diprediksi Bergerak Volatil

Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diperkirakan berada di area 6.148 dan 6.092. Sedangkan level resistance berada pada kisaran 6.459 hingga 6.635.

Di tengah potensi pelemahan pasar, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan dengan strategi buy on weakness, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Sementara itu, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) direkomendasikan dengan strategi trading buy seiring potensi rebound jangka pendek.

Rekomendasi Saham Hari Ini

AADI – Buy on Weakness

HRTA – Buy on Weakness

MBMA – Buy on Weakness

AMRT – Trading Buy. (Pro)

Berita Terkait

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas
MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap
IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada
IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor
IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis
IHSG Ambruk 3,28% Sepekan, Investor Perlu Lirik SBR015, Reksa Dana hingga Emas
BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:28 WIB

IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis

Berita Terbaru

Poto Ilustrasi Saham

INVESTASI

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB