Okepost.id – PB Djarum menanamkan pembinaan karakter sejak dini kepada atlet muda untuk mencegah munculnya star syndrome seiring peningkatan prestasi. Klub bulu tangkis asal Kudus ini menilai sikap rendah hati dan empati harus berjalan seiring dengan pencapaian di lapangan.
Manajer PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan prestasi tinggi kerap meningkatkan rasa percaya diri atlet. Jika atlet tidak mampu mengelola kondisi tersebut, sikap berlebihan bisa muncul dan berdampak negatif pada perkembangan karier.
“Prestasi memang penting, tetapi atlet harus tetap rendah hati. Karena itu, kami terus membimbing atlet agar mampu mengontrol diri dan menjaga sikap,” ujar Fung, Rabu (28/1).
Fung menjelaskan PB Djarum merekrut atlet sejak usia muda agar klub dapat membentuk karakter secara konsisten. Menurutnya, pembinaan karakter menjadi fondasi utama sebelum atlet mengejar prestasi di level nasional maupun internasional.
“Kalau karakter sudah terbentuk sejak awal, atlet akan lebih siap menghadapi popularitas dan tekanan saat prestasi datang,” kata Fung.
Sepanjang 2025, atlet PB Djarum mencatat sejumlah prestasi membanggakan. Mereka meraih gelar Juara Kejurnas PBSI 2025 pada sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.
Selain itu, atlet binaan PB Djarum berhasil menembus peringkat 15 dan 39 dunia versi BWF per 31 Desember 2025. Klub juga memberikan penghargaan kepada 47 atlet U-17 dan U-19 yang berprestasi.
PB Djarum menetapkan Salsabila Zahra Aulia sebagai Atlet Muda PB Djarum Berprestasi Terbaik 2025.









