Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat sinergi lintas sektor untuk menanggulangi kemiskinan dan menurunkan angka stunting.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Okepost.id, Sungai Penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat sinergi lintas sektor untuk menanggulangi kemiskinan dan menurunkan angka stunting.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang dibuka Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (8/10/2026).

Rakor dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., M.M., Sekretaris Daerah Alpian, S.E., M.M., Ketua TP-PKK Sri Kartini, Ketua GOW Mawarti Azhar, Ketua DWP Winda Rahayu, Forkopimda, jajaran OPD, BUMN dan BUMD, Baznas, camat, kepala desa serta lurah se-Kota Sungai Penuh.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah mengatakan, persoalan kemiskinan dan stunting membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak dapat menyelesaikannya sendiri tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Ia menilai penanganan kemiskinan memiliki kaitan erat dengan pencegahan stunting. Karena itu, pemerintah perlu memastikan validitas data, integrasi program serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

“Penanganan kemiskinan menjadi bagian penting dalam menekan stunting. Karena itu, kita harus memastikan data valid, program terintegrasi, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar intervensi benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Azhar.

Alfin: Program Harus Tepat Sasaran

Wali Kota Alfin menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah yang sejalan dengan agenda nasional Asta Cita.

Baca Juga :  Gaji PNS 2026 Resmi Ditetapkan

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup dilihat dari besarnya anggaran. Pemerintah juga harus memastikan setiap program memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Data harus akurat, program harus terintegrasi dan pelaksanaannya harus kita kawal bersama,” tegas Alfin.

Alfin mengungkapkan, angka kemiskinan Kota Sungai Penuh pada 2025 berada di angka 3,23 persen, sedangkan prevalensi stunting tercatat 8 persen.

Capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai intervensi dan kolaborasi pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan. Namun, pemerintah tetap mendorong peningkatan kinerja agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan terus diperbaiki.

“Capaian yang sudah kita raih harus kita pertahankan dan terus ditingkatkan. Kita tidak boleh berhenti, karena masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan intervensi pemerintah,” katanya.

Program 3S Dorong Semangat Gotong Royong

Dalam rakor tersebut, Pemkot Sungai Penuh juga mendorong Program 3S, yakni Segenggam Beras, Sebutir Telur dan Seribu Rupiah.

Program ini mengajak masyarakat untuk berbagi sesuai kemampuan. Pemkot menilai kontribusi kecil yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program 3S sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Baca Juga :  Warga Muaro Jambi Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Tim SAR Evakuasi Korban

“Jangan melihat besar atau kecilnya yang kita berikan. Segenggam beras, sebutir telur, maupun seribu rupiah, jika dilakukan bersama-sama akan menjadi kekuatan besar untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Alfin.

Selain Program 3S, Pemkot Sungai Penuh terus menjalankan program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Kartu Sungai Penuh Juara.

Di sektor pendidikan, pemerintah daerah telah memberikan Beasiswa Juara kepada 2.274 anak serta 5.010 seragam sekolah gratis.

Program tersebut diarahkan untuk mengurangi beban masyarakat, memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Sungai Penuh.

Perkuat Koordinasi hingga Desa dan Kelurahan

Alfin meminta seluruh OPD, camat, kepala desa, lurah, BUMN, BUMD, Baznas, dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya memperkuat koordinasi.

Ia menekankan agar setiap program memiliki data yang jelas, berjalan secara terpadu dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Tidak boleh ada program yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terintegrasi, datanya harus jelas dan manfaatnya harus bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan, pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemkot Sungai Penuh berharap sinergi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat sehingga pembangunan berlangsung inklusif dan tidak meninggalkan masyarakat yang membutuhkan. (Pro)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Wali Kota Alfin Lantik Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh Periode 2026–2031
Wakil Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Olahraga Bersama HUT TNI ke-81
Sri Kartini Alfin Bekali Finalis Bujang Gadis 2026, Paparkan Program Unggulan 3S
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Personel Diminta Siaga dan Tak Gampang Percaya Hoaks
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Koto Dian
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Alfin Lantik Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh Periode 2026–2031

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Olahraga Bersama HUT TNI ke-81

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali Finalis Bujang Gadis 2026, Paparkan Program Unggulan 3S

Berita Terbaru