Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Trading saham Indonesia kini dapat dilakukan melalui browser menggunakan Pluang Web Trading dengan pilihan Limit Order dan Market Order.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trading

Trading

Okepost.id, Jakarta – Trading saham Indonesia kini bisa dilakukan langsung melalui browser lewat Pluang Web Trading. Pengguna tidak lagi harus mengandalkan aplikasi ponsel untuk memantau dan melakukan transaksi saham.

Pluang menyediakan dua pilihan order dalam layanan web tersebut, yakni Limit Order dan Market Order. Keduanya tersedia dalam satu halaman trading sehingga pengguna dapat memilih metode transaksi sesuai kebutuhan.

Pada Limit Order, pengguna menentukan sendiri harga beli atau jual. Transaksi baru berjalan ketika harga pasar mencapai harga yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  10 Saham Cum Dividen Hari Ini 6 Juli 2026, INDF dan ICBP Tebar Dividen Terbesar

Sementara itu, Market Order memungkinkan pengguna bertransaksi tanpa memasukkan harga. Pengguna cukup menentukan jumlah lot, kemudian sistem mengeksekusi transaksi berdasarkan harga pasar terbaik yang tersedia saat itu.

Harga Market Order Bisa Berubah

Pluang menjelaskan bahwa harga yang muncul sebelum transaksi Market Order merupakan estimasi, bukan harga final. Harga aktual ditentukan ketika order berhasil matched di pasar.

Setelah transaksi selesai, estimasi tersebut akan digantikan harga rata-rata aktual. Jika harga beli aktual lebih rendah daripada estimasi, selisih dana secara otomatis dikembalikan ke wallet pengguna.

Baca Juga :  IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Analis Rekomendasikan ANTM hingga TLKM

Untuk memulai trading, pengguna cukup masuk ke akun Pluang melalui browser, membuka Web Trading, mencari saham yang diinginkan, lalu memilih Limit Order atau Market Order.

Namun, beberapa fitur belum tersedia di versi web. GTC (Good Till Cancelled) serta Stop Loss/Take Profit (SLTP) masih tersedia di aplikasi Pluang dan belum hadir di Web Trading.

Pluang juga mengingatkan bahwa investasi memiliki risiko kerugian. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna dengan mempertimbangkan profil risiko dan kemampuan finansial. (Pro)

Berita Terkait

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju
IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%
Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana
Daftar Saham Margin dan Short Selling Oktober 2026: Ada ASII, BBCA hingga BUMI
IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Anjlok 13,95% ke Rp37
Ondo Perps Buka Trading Saham dan ETF Tokenisasi 24 Jam, Aset Bisa Jadi Jaminan Perpetual
IPOT X Meluncur dengan AI-Native Intelligence, 1.100+ Metrik Bantu Investor Baca Pasar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:28 WIB

IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB