Kapur Barus Jadi Jejak Awal Hubungan Arab–Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Masyarakat Arab sejak lama menjalin perdagangan hingga ke Nusantara untuk mencari kapur barus. Komoditas ini dikenal dalam tradisi Arab sebagai kafur, bahan wewangian yang disebut dalam Al-Qur’an Surat Al-Insan ayat 5.

Para ulama menafsirkan kafur sebagai zat putih dan harum yang berasal dari pohon kayu di hutan Sumatera. Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa kapur barus berbeda dari kamper sintetis modern. Kapur barus alami berasal dari tanaman Dryobalanops aromatica yang memiliki aroma kuat dan manfaat kesehatan.

Baca Juga :  Wako Alfin Dorong Penataan Tanjung Bajure Lebih Tertib dan Transparan

Karena tanaman ini tidak tumbuh di Arab, para pedagang mencari sumbernya ke wilayah timur. Penelusuran tersebut membawa mereka ke Fansur atau Barus, wilayah di Pantai Barat Sumatera Utara.

Arkeolog Edward McKinnon menyebut Barus sebagai pusat perdagangan kamper pada masa lampau. Sejarawan Claude Guillot mencatat pedagang Arab berlayar dari Teluk Persia, singgah di Sri Lanka, lalu tiba di Sumatera.

Baca Juga :  Motor Cruiser V-four E-Clutch Terbaru Benda, Dibanderol Rp19,6 Juta di China

Barus kemudian berkembang menjadi pelabuhan penting. Para pedagang Arab tidak hanya berdagang, tetapi juga menetap dan menyebarkan Islam. Dari Barus, jaringan perdagangan menghubungkan dunia Arab dengan Nusantara dan membuat Indonesia dikenal sejak berabad-abad lalu.

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu, Guru PPPK Dapat Kesempatan Jadi PNS
Indonesia Resmi Ekspor Beras ke Malaysia, Perdana Kirim 1.000 Ton
Sambut HUT RI, Bright Gas Diskon hingga Rp 8.100 per Tabung hingga akhir Agustus
BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Beralih Jadi PPPK Penuh Waktu
Presiden Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan
Presiden Prabowo Bakal Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional, Ini Lokasinya
BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1, 2, dan 3, Ini Aturan Iuran KRIS Mulai Agustus 2026
FHNK2I Tendik Pilih Menunggu Kebijakan Pemerintah, Soroti Nasib PPPK Paruh Waktu dan Downgrade
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu, Guru PPPK Dapat Kesempatan Jadi PNS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Indonesia Resmi Ekspor Beras ke Malaysia, Perdana Kirim 1.000 Ton

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Sambut HUT RI, Bright Gas Diskon hingga Rp 8.100 per Tabung hingga akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:49 WIB

BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Beralih Jadi PPPK Penuh Waktu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Presiden Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan

Berita Terbaru

Otomotif

Honda CB350 Special Edition Meluncur, Harga Rp35 Jutaan

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:25 WIB