Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Pantai Nabire

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Pesawat amart air melakukan pendaratan darurat di bibir pantai Bandara Nabure, Papua Tengah, pada Selasa (27/1), pukul 13.40 WIT.

Pesawat rute Nabire–Kaimana membawa 13 orang penumpang dan kru.

Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi serta dilakukan pendataan.

“Seluruh penumpang sebanyak 13 orang dilaporkan selamat dan tanpa luka serius. Saat ini kami masih melakukan pendataan jumlah pasti penumpang yang berada di dalam pesawat,” kata Kepala Kantor Basarnas Nabire Tri Joko, Selasa.

Baca Juga :  Indonesia Masters 2026: Tan/Thinaah Angkat Trofi, Chen Yu Fei Tampil Tangguh

Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu mengatakan jajarannya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan adanya pesawat jatuh, untuk melakukan pengamanan lokasi dan pengumpulan informasi awal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi serta pendalaman terkait kronologi lengkap insiden tersebut.

Pesawat Smart Air milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dan nomor registrasi PK-SNS dilaporkan mengalami gangguan mesin sesaat setelah lepas landas dari Bandara Nabire menuju Bandara Kaimana sekitar pukul 13.00 WIT.

Baca Juga :  Kenapa Wanita Paling Banyak Kekurangan Vitamin D Dibanding Laki-Laki?

Pesawat tersebut mengangkut 11 penumpang dan dua kru, yaitu Pilot Capt. Tania K serta Co-pilot FO Bagus.

Dari informasi yang dihimpun, pilot mendeteksi adanya gangguan pada mesin yang berdampak pada daya dorong pesawat (thrust power) sehingga memutuskan kembali ke Bandara Nabire.

Namun, demi keselamatan penumpang, pilot melakukan pendaratan darurat di area pantai Karadiri atau Logpond di ujung Bandara Nabire.

sumber : https://www.jpnn.com/news/bawa-13-orang-pesawat-smart-air-mendarat-darurat-di-pantai-nabire

Berita Terkait

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram
Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia
Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
DPR Minta Pengangkatan 1,25 Juta PPPK Paruh Waktu Dilakukan Bertahap dan Transparan
Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Mekanisme dan Kriteria Prioritas
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Anjlok Semua
Ketua Komisi II DPR Dorong RUU ASN Atur KPI Ketat, ASN Tak Lagi Berada di Zona Nyaman
Harga Emas di Pegadaian 16 Juli 2026: Cek Rincian Galeri 24 dan UBS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:49 WIB

Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:42 WIB

DPR Minta Pengangkatan 1,25 Juta PPPK Paruh Waktu Dilakukan Bertahap dan Transparan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:17 WIB

Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Mekanisme dan Kriteria Prioritas

Berita Terbaru

Teknologi

Honor X7d, Penyimpanan Super Lega Tak Pusing Simpan Foto Video

Minggu, 19 Jul 2026 - 12:15 WIB