Okepost.id – Menjelang Ramadhan 2026, umat Islam di seluruh dunia kembali bersiap menyambut bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan.
Ramadhan bukan sekadar bulan puasa, melainkan bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan ampunan, serta waktu terbaik untuk memperbanyak amal ibadah.
Dalam Islam, setiap kebaikan akan dibalas minimal sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat pahala.
Akan tetapi pahala puasa Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri karena nilainya tidak terbatas dan hanya Allah SWT yang mengetahuinya.
Sayangnya, sebagian orang justru menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak makan, berkumpul tanpa batas, hingga lalai dari shalat wajib dan sunnah.
Padahal, ibadah Ramadhan seharusnya diisi dengan shalat tepat waktu, shalat malam, shalat sunnah rawatib, serta peningkatan kualitas spiritual secara menyeluruh.
Makna Ramadhan mengajarkan empati, kepedulian, dan solidaritas terhadap mereka yang kesulitan makan dan hidup serba kekurangan.
Oleh karena itu, Ramadhan idealnya menjadi bulan memperbanyak sedekah Ramadhan, bukan sekadar memenuhi keinginan duniawi.
– Persiapan Menyambut Ramadhan Sejak Dini
– Jaga Pola Makan Sebelum Ramadhan
– Sunnah Konsumsi Kurma dan Madu
– Perbanyak Sayur dan Buah Jelang Ramadhan
– Jangan Tinggalkan Sedekah di Bulan Ramadhan
– Jangan Tinggalkan Sedekah di Bulan Ramadhan
Ramadhan adalah momentum terbaik untuk membangun kebiasaan baik, mulai dari tilawah Al-Qur’an, shalat malam, sedekah harian, hingga menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat.(*)









