Ini Daftar Harga BBM Pertamina Per 1 Mei 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak merubah harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Mei 2026. Artinya, harga BBM tidak mengalami kenaikan.

Mengutip situs My Pertamina harga pertamax turbo per 1 Mei masih dibanderol Rp19.400 per liter. Sedangkan untuk dextlite, harga dibanderol Rp23.600 per liter, atau masing mengikuti harga terakhir per 18 April 2026.

Sementara Pertamina Dex per 1 Mei harga BBM tersebut dibanderol di Rp23.900. Selain itu, Pertamina juga tidak menaikkan harga BBM subsidi. BBM jenis pertalite sampai saat ini masih dibanderol di harga Rp10 ribu per liter. Pun juga dengan BBM jenis solar. Sampai Jumat ini, Pertamina masih mempertahankan harga solar di Rp6.800 per liter. Pertamina juga masih mempertahankan harga pertamax di level Rp12.300 per liter.

Baca Juga :  Persib Rekrut Dion Markx untuk Proyek Jangka Panjang

Sebagai catatan, pemerintah menentukan harga BBM berdasarkan formulasi tertentu. Dua variabel akan dipakai yakni rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah mengingat besarnya impor.

Berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak menjelaskan formula harga menggunakan rata-rata harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) dengan satuan USD/barel periode tanggal 25 pada 2 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24, 1 bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan.

Rata-rata harga minyak Brent pada dua bulan terakhir (April-Maret) adalah sebesar US$100,69 per barel. Harga tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata dua bulan sebelumnya (Maret 2026 – Februari 2026) yang sebesar US$85,20 per barel.

Baca Juga :  18 Prajurit dan Pelatih Kodam VI/Mlw Raih Penghargaan

Sementara itu, rata-rata harga minyak WTI pada dua bulan terakhir juga memperlihatkan kenaikan yang bahkan lebih tajam menjadi US$94,19 per barel atau naik dari US$78,35 per barel. Kenaikan harga minyak tersebut akan berdampak pada mahalnya biaya impor minyak Indonesia.

Oleh karena itu, di tengah nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS dan harga minyak dunia yang masih berada dalam tren kenaikan, harga BBM non-subsidi berpotensi naik per 1 Mei 2026. Namun, ternyata harga BBM tidak mengalami perubahan.

Pasalnya, pertimbangan pemerintah bukan semata aspek ekonomi dan biaya impor, melainkan juga menjaga stabilitas, melindungi daya beli masyarakat, serta meminimalkan dampak sosial dan politik yang bisa muncul jika penyesuaian dilakukan pada momentum yang kurang tepat. (*)

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027
Siap-siap! Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
BRI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya
Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Ini Rincian Gajinya
PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu Januari 2027, Ini Penjelasan Jadwal dan Anggarannya
Kabar Terbaru PPPK Paruh Waktu: BKN Matangkan Alih Status dan Skema Gaji 2027
Suahasil Nazara Lantik 4 Pejabat DJP, Ini Daftar dan Jabatan Barunya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik

Rabu, 30 September 2026 - 08:00 WIB

Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027

Minggu, 27 September 2026 - 17:50 WIB

Siap-siap! Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

Sabtu, 26 September 2026 - 10:57 WIB

BRI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Jumat, 25 September 2026 - 09:30 WIB

Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Ini Rincian Gajinya

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB