Okepost.id – Manajer Chelsea, Liam Rosenior, tampak menunjukkan kemarahan jelang laga semifinal Carabao Cup leg kedua melawan Arsenal. Arsenal pun disebut telah bertindak tanpa menunjukkan rasa hormat kepada Chelsea.
Chelsea harus ditaklukkan Arsenal dengan skor 0-1 pada pertandingan yang digelar di Stadion Emirates, Kamis (5/2) dinihari WIB. Mantan pemain Chelsea, Kai Havertz, kembali menjadi sorotan setelah gol tunggalnya dicetak pada akhir injury time.
Akibat kekalahan tersebut, Chelsea dipastikan tersingkir dari Carabao Cup setelah agregat 2-4 harus diterima.
Sebelumnya, Chelsea juga telah tumbang 2-3 di Stamford Bridge pada semifinal leg pertama.
Perhatian publik sempat tertuju kepada Rosenior setelah dirinya terlihat memarahi sejumlah pemain Arsenal ketika sesi pemanasan dilakukan.
Dalam sebuah video singkat yang beredar di media sosial, Rosenior terdengar berteriak agar para pemain Arsenal tetap berada di area mereka sendiri.
“Tetap di daerah kalian sendiri. Tetaplah di sana!” teriak Rosenior dalam rekaman yang tersebar.
Kemarahan tersebut dipicu oleh tindakan sejumlah pemain Arsenal yang disebut melakukan pemanasan hingga memasuki area lapangan Chelsea. Hal itu dianggap telah mengganggu proses pemanasan para pemain Chelsea.
Saat dimintai keterangan, Rosenior menegaskan bahwa etiket dalam sepakbola seharusnya tetap dijaga. Ia menilai pemanasan semestinya dilakukan di area masing-masing tim.
“Saat Anda pemanasan, seharusnya itu dilakukan di daerah sendiri, dan tim lain di daerah mereka sendiri. Di momen itu, saya kira hal tersebut dilakukan dengan tidak tepat. Pemanasan pemain-pemain saya dipengaruhi,” ujar Rosenior seperti dikutip ESPN.
Ditegaskan pula bahwa teguran tersebut tidak dimaksudkan sebagai perang psikologis. Menurutnya, tindakan itu hanya dilakukan karena rasa hormat dianggap tidak ditunjukkan.
“Jadi saya meminta mereka, mungkin tidak secara sopan, untuk memastikan mereka tetap di daerah mereka sendiri. Saya bukan ingin melakukan perang psikologis, melainkan hanya menyampaikan apa yang saya pikir benar dan penuh rasa hormat,” tambahnya.
Rosenior juga menekankan bahwa tidak ada masalah pribadi yang dimilikinya dengan pihak Arsenal. Namun, momen tersebut dinilai sebagai bentuk sikap yang kurang menghargai Chelsea.
“Kan ada etiket tertentu di dalam sepakbola. Saya tidak punya masalah apapun dengan siapapun di Arsenal. Saat itu hanyalah momen yang saya rasa tidak ada rasa hormat yang ditunjukkan kepada tim saya,” tutup Rosenior. ***









