Tiap  WNI Lahir di RI Bakal Langsung Otomatis Peserta Aktif BPJS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Pemerintah tengah mempercepat proses integrasi layanan kelahiran dan kepesertaan BPJS Kesehatan ke dalam portal digital layanan publik yang disebut INAku.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan, proses integrasi itu nantinya akan menyatukan fasilitas kesehatan dari Kementerian Kesehatan, Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS yang kini masih terfragmentasi.

Melalui pendekatan Digital Public Infrastructure (DPI), ini bisa kita satukan dalam satu alur,” kata Rini dikutip dari siaran pers, Kamis (2/4/2026).

Kunci untuk melakukan integrasi itu kata Rini ialah menjadikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai single key yang tervalidasi, dan pertukaran data real-time antar sistem.

Dengan itu, proses bisa disederhanakan dari sebelas tahap menjadi empat tahap utama, dan bayi yang lahir dapat langsung aktif sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga :  Macet Parah Tol Cikampek dari Km 15, Perjalanan 1 Km Ditempuh 15 Menit

Baginya hal ini merupakan peluang konkret integrasi layanan kelahiran dengan kepesertaan BPJS Kesehatan dalam INAku dengan dampak yang jelas, yaitu mengurangi exclusion, meningkatkan coverage, dan mempermudah layanan jaminan kesehatan bagi Masyarakat.

Melalui Citizen Portal INAku, BPJS tidak hanya mengandalkan kanal existing, tetapi berpotensi menjangkau lebih dari 200 juta pengguna yang sudah tervalidasi melalui NIK dan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Artinya, setiap event kelahiran dapat langsung menjadi entry point kepesertaan.

Hal ini, tentu akan meningkatkan coverage sekaligus menekan potensi exclusion secara sistematis. Di sisi lain, dari perspektif layanan, masyarakat langsung merasakan proses yang jauh lebih sederhana, cepat, dan terintegrasi sehingga berdampak pada peningkatan kepuasan terhadap layanan BPJS sebagai bagian dari layanan pemerintah,” Kata Rini.

Baca Juga :  Yamaha FreeGo XR 125 2026 Meluncur, Desain Crossover dan Bagasi Super Lega Siap

Ia menekankan, INAku juga dapat menjadi kanal strategis bagi BPJS untuk memperluas diseminasi informasi dan edukasi kepada masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.

“Jadi, integrasi ini bukan hanya menyederhanakan proses, tetapi juga memperkuat positioning BPJS dalam ekosistem layanan publik digital yang terintegrasi,” ujarnya.

Untuk mewujudkan strategi tersebut, kerangka integrasi INAku dirancang sebagai enabler, bukan pengganti sistem yang sudah ada di masing-masing instansi. Portal tersebut berperan sebagai front door yang menghubungkan berbagai layanan melalui pemanfaatan DPI.

Artinya, layanan seperti BPJS tetap berjalan di sistemnya, namun diorkestrasi dalam satu pengalaman layanan yang utuh bagi masyarakat. Dengan pendekatan ini, integrasi dapat dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan layanan, mulai dari informasi, interaksi, hingga integrasi nantinya, tutur Rini (*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
Mantan PMI di Kerinci Cari Keadilan, 48 Pohon Karet Ditebang hingga Rugi Rp100 Juta
500 Pelari Ramaikan Juara Run 2.0, HUT ke-18 Sungai Penuh Makin Semarak
PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?
Target Menuju Universitas, STIKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Gelar Pelantikan Struktural, Ini Daftarnya
Bupati Monadi Tutup Festival Budaya Kerinci 2026, Ribuan Warga Padati Danau Kerinci
Bupati Monadi dan PT KMH Tebar Bibit Ikan Semah di Danau Kerinci
Festival Budaya Kerinci 2026, Tradisi Leluhur “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:51 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Senin, 2 November 2026 - 17:25 WIB

Mantan PMI di Kerinci Cari Keadilan, 48 Pohon Karet Ditebang hingga Rugi Rp100 Juta

Minggu, 1 November 2026 - 11:33 WIB

500 Pelari Ramaikan Juara Run 2.0, HUT ke-18 Sungai Penuh Makin Semarak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Bupati Monadi Tutup Festival Budaya Kerinci 2026, Ribuan Warga Padati Danau Kerinci

Berita Terbaru