Okepost id – Selain menjadi bahan yang umum dalam masakan tradisional, ubi ungu juga kaya akan nutrisi dan menawarkan banyak manfaat kesehatan.
Caitlin Beale, seorang ahli nutrisi yang bekerja di AS, mengatakan bahwa ubi ungu mengandung serat, vitamin, dan banyak antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Menambahkan ubi ungu ke dalam diet harian Anda membantu mendiversifikasi asupan makanan dan mendukung kesehatan secara keseluruhan, menurut situs web kesehatan Health .
1. Kaya akan antioksidan
Warna ungu pada ubi ungu berasal dari antosianin, sekelompok antioksidan yang juga ditemukan dalam beri dan kubis ungu. Senyawa ini membantu menetralkan radikal bebas, sehingga membatasi kerusakan sel dan mengurangi stres oksidatif.
2. Mendukung kesehatan usus
Ubi ungu mengandung serat dan pati resisten, dua komponen yang penting untuk sistem pencernaan.
Pati resisten tidak dicerna di usus halus tetapi bergerak ke usus besar, tempat bakteri bermanfaat memfermentasinya. Proses ini menghasilkan asam lemak rantai pendek, yang membantu melindungi lapisan usus dan mengendalikan peradangan di usus besar.
3. Pengendalian gula darah
Ubi ungu memiliki rasa manis alami namun tetap membantu menstabilkan gula darah. Kandungan serat dan pati resistennya membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat.
4. Menyediakan vitamin dan mineral penting
Ubi jalar ungu menyediakan banyak mikronutrien penting seperti vitamin C, vitamin A, dan kalium. Vitamin C mendukung kekebalan tubuh dan melindungi kulit dari efek radikal bebas.
5. Baik untuk kesehatan kardiovaskular.
Senyawa dalam ubi ungu memiliki dampak positif pada tekanan darah, kolesterol, dan fungsi pembuluh darah. Serat membantu menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi risiko penyakit jantung.
6. Memperpanjang rasa kenyang
Serat dalam ubi ungu membantu memperpanjang rasa kenyang dan mengontrol asupan makanan. Pencernaan yang lambat membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama di antara waktu makan.
Pati resisten membantu meningkatkan rasa kenyang dan mendukung penurunan berat badan dengan memperbaiki mikrobioma usus. Mengonsumsi pati resisten membantu mengurangi asupan kalori pada waktu makan berikutnya. (*)









