Ide Usaha Ternak Hewan Kecil Bisa di Pekarangan Rumah Dengan Modal Yang Terjangkau

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Di Indonesia, optimalisasi pekarangan rumah juga didorong oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga sekaligus peluang usaha mikro. Dengan pengelolaan yang tepat, pekarangan rumah bukan hanya ruang kosong, tetapi bisa menjadi sumber penghasilan yang produktif. Berikut ide usaha ternak hewan kecil bisa dijalankan di pekarangan rumah dari Liputan6.com, Minggu (1/3/2026).

1. Ternak Ayam Kampung

Ayam kampung tetap menjadi primadona karena cita rasa dagingnya yang khas dan harga jualnya yang relatif tinggi. Di pekarangan rumah, ayam kampung bisa dipelihara dengan kandang sederhana atau sistem umbaran terbatas. Selain menjual daging saat panen usia 5–6 bulan, Anda juga bisa mendapatkan pemasukan rutin dari penjualan telur. Kombinasi dua sumber pendapatan ini membuat ayam kampung menarik bagi pemula.

2. Ternak Lele (Kolam Terpal atau Budikdamber)

Lele dikenal sebagai “usaha cepat panen” karena siklus budidayanya hanya sekitar 2,5–3 bulan. Kolam terpal atau ember berkapasitas besar sudah cukup untuk memulai. Perawatannya relatif mudah dan lele tahan terhadap kondisi air yang tidak terlalu ideal, sehingga cocok untuk pemula yang baru mencoba usaha ternak rumahan.

3. Ternak Nila

Jika menginginkan alternatif selain lele, nila bisa menjadi pilihan. Ikan ini memiliki pertumbuhan yang cepat dan rasa yang disukai pasar. Dengan kolam kecil di pekarangan, nila bisa dipanen dalam waktu 4–5 bulan. Permintaan yang stabil dari rumah makan hingga pasar tradisional menjadikan usaha ini cukup aman secara pemasaran.

Baca Juga :  Mekanisme Sistem Rujukan JKN Mudah dan Terarah

4. Ternak Burung Puyuh Petelur

Burung puyuh menawarkan keunggulan dari sisi produktivitas. Dalam kandang bertingkat yang hemat ruang, puluhan ekor puyuh bisa menghasilkan telur setiap hari. Sejak usia enam minggu, puyuh sudah mulai bertelur dan mampu menghasilkan ratusan butir per tahun. Usaha ini cocok bagi Anda yang menginginkan arus kas harian.

5. Budidaya Maggot BSF

Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) semakin populer karena multifungsi. Selain menghasilkan pakan ternak berprotein tinggi, maggot juga membantu mengurangi limbah organik rumah tangga. Media budidayanya sederhana, cukup bak atau wadah plastik di sudut pekarangan. Biaya pakan rendah karena memanfaatkan sampah dapur.

6. Budidaya Jangkrik

Jangkrik memiliki pasar yang stabil sebagai pakan burung dan reptil. Pemeliharaan dapat dilakukan dalam kotak kayu atau kontainer plastik yang disusun vertikal. Siklus panennya sekitar satu bulan, sehingga perputaran modal relatif cepat. Meski terlihat sederhana, usaha ini membutuhkan ketelitian dalam menjaga suhu dan kelembapan.

7. Ternak Ikan Cupang Hias

Ikan cupang hias menjadi peluang menarik karena tidak membutuhkan kolam besar. Wadah kecil atau akuarium sederhana sudah cukup untuk pemeliharaan. Nilai jual cupang sangat dipengaruhi warna dan bentuk siripnya. Dengan teknik pemijahan yang tepat, satu indukan bisa menghasilkan banyak anakan dalam satu periode.

8. Ternak Lovebird

Lovebird digemari karena warna bulunya yang cerah dan suara kicaunya. Kandang dapat digantung atau disusun di rak sehingga tidak memakan banyak tempat. Selain menjual anakan, Anda juga bisa menjual indukan berkualitas untuk pasar penghobi burung.

Baca Juga :  Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

9. Budidaya Semut Rangrang (Kroto)

Kroto memiliki harga jual tinggi karena banyak dicari sebagai pakan burung kicau. Media budidaya cukup berupa toples atau wadah plastik yang disusun dalam rak. Walau membutuhkan kesabaran dan teknik khusus, hasilnya bisa sangat menguntungkan karena pasokan di pasaran sering terbatas.

10. Ternak Hamster

Hamster adalah hewan kecil yang perawatannya relatif mudah. Kandang plastik kecil sudah cukup untuk memeliharanya. Pasarnya cukup luas, terutama anak-anak dan pecinta hewan peliharaan. Siklus reproduksinya cepat, sehingga stok bisa terus tersedia.

11. Ternak Kelinci Hias

Kelinci hias memiliki daya tarik visual yang kuat. Dengan kandang bertingkat di teras atau halaman belakang, kelinci dapat dipelihara tanpa memakan banyak ruang. Selain dijual sebagai hewan peliharaan, kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

12. Budidaya Udang Hias

Udang hias untuk aquascape memiliki nilai jual tinggi, terutama jenis dengan warna unik dan langka. Pemeliharaan dilakukan dalam akuarium dengan sistem filtrasi sederhana. Meski membutuhkan perhatian pada kualitas air, usaha ini menjanjikan margin keuntungan yang menarik di pasar penghobi.

Mulailah dari skala kecil dan tingkatkan kapasitas secara bertahap setelah sistem berjalan stabil. Seperti yang disarankan United States Department of Agriculture, perencanaan usaha membantu meminimalkan risiko dan memastikan keberlanjutan bisnis. Dengan manajemen sederhana namun konsisten, usaha ternak rumahan dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.(*)

Berita Terkait

10 Manfaat Kolang Kaling untuk Kesehatan Tubuh
Beberapa Sayuran dan Buah Paling Banyak Mengandung Mikroplastik
Cara Alami Menghilangkan Bau Badan dengan Efektif
Mandi Junub Dulu atau Sahur Dulu? Ini Hukum dan Urutan Terbaiknya Menurut Syariat
Resep Tahu Crispy Yang Renyah, Gurih Dan Kriuk, Cocok Untuk Menu Berbuka Puasa
Cara Membuat Pempek Palembang Tanpa Ikan Yang lezat dan unik
Ayo Kunjungi Destinasi Wisata Kuliner Jambi yang Wajib Kamu Cicipi
Apakah Mencicipi Makanan Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:58 WIB

Ide Usaha Ternak Hewan Kecil Bisa di Pekarangan Rumah Dengan Modal Yang Terjangkau

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:42 WIB

10 Manfaat Kolang Kaling untuk Kesehatan Tubuh

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:26 WIB

Beberapa Sayuran dan Buah Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:42 WIB

Cara Alami Menghilangkan Bau Badan dengan Efektif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:30 WIB

Mandi Junub Dulu atau Sahur Dulu? Ini Hukum dan Urutan Terbaiknya Menurut Syariat

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi Cuti PNS dan PPPK

Nasional

Hak Cuti PNS dan PPPK Ternyata Berbeda, Ini Rinciannya

Minggu, 1 Mar 2026 - 17:08 WIB