Okepost.id – Membuat donat sendiri di rumah seringkali menjadi keinginan banyak orang, namun proses pengulenan adonan yang memakan waktu dan tenaga, atau ketiadaan mixer, kerap menjadi penghalang. Resep donat tanpa ulen tanpa mixer hadir sebagai solusi inovatif yang memungkinkan Anda menciptakan donat rumahan yang lembut dan empuk tanpa perlu repot.
Melalui teknik rounding atau pembulatan adonan yang tepat, serta fermentasi yang cukup, gluten dalam adonan akan terbentuk secara alami. Proses ini memungkinkan adonan untuk mengembangkan struktur yang kokoh namun tetap mempertahankan kelembutan yang diinginkan, tanpa perlu bantuan mixer atau tenaga ekstra.
Pemilihan bahan yang tepat merupakan kunci utama untuk menghasilkan donat tanpa ulen tanpa mixer yang lembut dan empuk.
- Tepung Terigu
- Susu Bubuk
- Gula Pasir
- Ragi Instan
- Kuning Telur
- Air Hangat
- Margarin
Panduan Langkah Demi Langkah Membuat Donat Tanpa Ulen
1. Campur Bahan Kering
Mulailah dengan menyiapkan wadah bersih. Masukkan 250 gram tepung terigu, 20 gram susu bubuk, 45 gram gula pasir, dan 1 sendok teh ragi instan ke dalam wadah tersebut. Aduk semua bahan kering hingga tercampur rata dan homogen.
2. Tambahkan Bahan Basah
Setelah bahan kering tercampur sempurna, masukkan 2 kuning telur dan 120 mililiter air hangat secara bertahap ke dalam adonan. Aduk menggunakan tangan yang sudah bersih hingga semua bahan menyatu dan membentuk adonan.
3. Masukkan Margarin
Lanjutkan dengan menambahkan 30 gram margarin ke dalam adonan yang sudah tercampur rata. Remas-remas adonan dengan tangan hingga margarin menyatu sempurna. Proses ini tidak memerlukan pengulenan yang lama, cukup pastikan margarin terdistribusi merata.
4. Proofing Pertama (Fermentasi)
Bulatkan adonan, lalu letakkan di wadah bersih yang telah ditaburi tepung tipis. Tutup wadah menggunakan plastic wrap atau kain bersih. Diamkan adonan selama 30–60 menit, atau hingga mengembang dua kali lipat. Durasi proofing dapat bervariasi tergantung suhu ruangan.
5. Kempiskan dan Bagi Adonan
Setelah adonan mengembang, kempiskan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dalamnya. Pindahkan adonan ke meja kerja, bulatkan kembali, lalu bagi menjadi beberapa bagian, idealnya sekitar 35 gram per adonan. Bulatkan setiap potongan adonan hingga mulus.
6. Istirahat Sejenak Sebelum Pembentukan
Setelah semua adonan dibulatkan, taburi alas dengan tepung terigu agar tidak lengket. Letakkan adonan yang sudah dibulatkan di atas alas tersebut, lalu tutup dengan kain bersih. Diamkan selama 5 menit untuk memberi adonan waktu istirahat.
7. Bentuk Donat
Pipihkan setiap bola adonan, kemudian lubangi bagian tengahnya menggunakan spuit atau tutup botol yang telah ditaburi tepung terigu. Lakukan proses ini hingga semua adonan selesai dibentuk menjadi donat.
8. Proofing Kedua (Tahap Kritis)
Tata donat yang sudah dibentuk di atas alas bertabur tepung, lalu tutup kembali dengan kain bersih. Diamkan selama 30–40 menit, atau hingga adonan mengembang ringan. Tahap proofing kedua ini sangat penting untuk memastikan donat mengembang sempurna saat digoreng.
9. Menggoreng dengan Teknik Tepat
Panaskan minyak dalam wajan atau teflon menggunakan api paling kecil. Untuk memastikan minyak siap, celupkan sendok kayu; jika muncul buih-buih, minyak sudah panas. Masukkan donat yang pertama kali dibentuk, goreng hingga bagian bawah berwarna kuning kecoklatan, lalu balik donat cukup satu kali. Lanjutkan menggoreng hingga kedua sisi matang merata, lalu angkat.
10. Hias dan Sajikan
Setelah donat dingin, Anda bisa menghiasnya dengan gula halus, meses, cokelat leleh, atau glaze sesuai selera. Donat tanpa ulen tanpa mixer Anda siap untuk dihidangkan dan dinikmati.
Dengan memperhatikan tips-tips ini, Anda dapat meminimalkan risiko kegagalan dan menghasilkan donat tanpa ulen tanpa mixer yang empuk, lembut, dan lezat sesuai harapan. (*)









