Jetour Catat Penjualan 947 Unit pada Awal 2026, T2 Jadi Kontributor Terbesar

Otomotif

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jetour 2026

Jetour 2026

Okepost.id, Jakarta – Merek otomotif asal China, Jetour, menunjukkan performa positif di pasar Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026. Penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer berhasil mencapai 947 unit dalam empat bulan pertama tahun ini.

Capaian tersebut memperlihatkan peningkatan minat konsumen terhadap lini SUV Jetour yang kini semakin dikenal di pasar otomotif nasional. Model Jetour T2 menjadi penyumbang terbesar dalam total penjualan tersebut.

SUV bergaya tangguh itu berhasil menarik perhatian konsumen berkat desain modern, fitur lengkap, dan kemampuan berkendara yang mendukung aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

Jetour T2 Dominasi Penjualan

Sepanjang kuartal pertama 2026, Jetour T2 mencatat distribusi sebanyak 547 unit. Angka itu membuat T2 menjadi salah satu SUV asal China paling diminati di segmen mesin bensin dan diesel di Indonesia.

Baca Juga :  6 Alasan Honda X-Tracker 2026 Layak Dibeli, Motor Adventure Murah dengan Fitur Modern

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap SUV multifungsi terus meningkat. Konsumen kini tidak hanya mencari kendaraan dengan desain menarik, tetapi juga kenyamanan dan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan.

Menurut dia, Jetour T2 hadir dengan kombinasi desain kokoh, kabin lega, serta teknologi keselamatan dan hiburan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen modern.

Pada Maret 2026, Jetour membukukan distribusi sebanyak 270 unit. Dari jumlah tersebut, Jetour T2 menyumbang 248 unit. Sementara dari sisi retail sales atau penjualan langsung ke konsumen, Jetour mencatat 225 unit dengan kontribusi T2 sebanyak 187 unit.

Baca Juga :  Toyota Fortuner 2026 Resmi Meluncur, Desain Makin Gagah dan Fitur Tambah Modern

Dashing dan X70 Plus Ikut Perkuat Penjualan

Selain T2, Jetour juga mengandalkan model lain seperti Dashing dan X70 Plus untuk memperluas pasar di Indonesia. Kedua model tersebut ikut menopang penjualan perusahaan di tengah persaingan merek otomotif China yang semakin kompetitif.

Jetour menilai pasar SUV di Indonesia masih memiliki potensi besar. Karena itu, perusahaan terus memperkuat strategi pemasaran sekaligus memperluas jaringan dealer di berbagai daerah.

Tidak hanya fokus pada penjualan, Jetour juga meningkatkan layanan purna jual guna memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman bagi konsumen.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Jetour di pasar otomotif Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap merek asal China. (Pro)

Berita Terkait

Toyota New Raize Makin Sporty, TAM Hadirkan 3 Paket Modifikasi Resmi
Yamaha TMAX 560 2026 Resmi Hadir, Skutik Bongsor Premium dengan Fitur Makin Modern
Yamaha Vixion 2026 Tampil Lebih Gagah, Motor Sport Harian dengan Fitur Premium
Hyundai Indonesia Pastikan Update Software Palisade Sudah Berjalan
Jelang Peluncuran Omo-X, Omoway Fokus Bangun Diler dan Service Center
Harga Kawasaki Z900 SE Terbaru Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini
Harga Mobil JETOUR Mei 2026 Resmi Diperbarui, SUV T2 Tembus Rp568 Juta
Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 Meluncur, Supermoto Ikonik Punya Warna Baru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:24 WIB

Toyota New Raize Makin Sporty, TAM Hadirkan 3 Paket Modifikasi Resmi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:11 WIB

Jetour Catat Penjualan 947 Unit pada Awal 2026, T2 Jadi Kontributor Terbesar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:02 WIB

Yamaha TMAX 560 2026 Resmi Hadir, Skutik Bongsor Premium dengan Fitur Makin Modern

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:01 WIB

Yamaha Vixion 2026 Tampil Lebih Gagah, Motor Sport Harian dengan Fitur Premium

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:42 WIB

Hyundai Indonesia Pastikan Update Software Palisade Sudah Berjalan

Berita Terbaru