CPNS 2026 Dipastikan Dibuka, BKN Siapkan Formasi Guru dan Tenaga Kesehatan

BKN mulai menghimpun kebutuhan formasi dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk kebutuhan rekrutmen ASN 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh

Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh

Okepost.id, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) kembali berlangsung pada 2026. Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatang akan membuka peluang bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.

Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa pemerintah telah mulai menyiapkan tahapan kebutuhan pegawai untuk proses rekrutmen tersebut. Saat ini BKN sedang mengumpulkan usulan formasi dari berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, kementerian, hingga lembaga pemerintah.

Baca Juga :  Tujuh Personel Paspampres Raih Penghargaan

Menurutnya, kebutuhan formasi akan disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing instansi. Karena itu, jumlah serta kategori penerimaan nantinya dapat berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain tenaga kesehatan, pemerintah juga menyiapkan formasi untuk tenaga pendidik. Rekrutmen guru tidak hanya ditujukan untuk Sekolah Rakyat, tetapi juga mencakup sekolah umum yang masih membutuhkan tambahan tenaga pengajar.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, juga menyampaikan rencana pembukaan rekrutmen guru berstatus PNS pada 2027. Pemerintah menargetkan langkah tersebut untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali NPWP yang Sudah Lama Tidak Aktif

Guru yang dinyatakan lolos seleksi nantinya diprioritaskan untuk mengisi kebutuhan di daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik, termasuk wilayah terpencil di berbagai daerah.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu pemerataan layanan pendidikan sekaligus memperkuat kebutuhan sumber daya manusia di sektor pendidikan dan kesehatan.(Pro)

Berita Terkait

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya
Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027
BNI Sungai Penuh Salurkan 20 Paket Bantuan untuk Balita Berisiko Stunting
Siap-siap! Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
BRI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik

Rabu, 30 September 2026 - 17:08 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya

Rabu, 30 September 2026 - 08:00 WIB

Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027

Selasa, 29 September 2026 - 11:34 WIB

BNI Sungai Penuh Salurkan 20 Paket Bantuan untuk Balita Berisiko Stunting

Berita Terbaru