Okepost.id, Jakarta – Pemerintah mulai memberikan kepastian terkait pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut proses seleksi diperkirakan mulai berjalan pada Mei 2026.
Pelaksana Tugas Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Mohammad Ridwan, menjelaskan tahap awal dimulai dari pengumuman formasi oleh Kementerian PAN-RB.
Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, dijadwalkan merilis kebutuhan formasi masing-masing instansi pada akhir Mei 2026. Setelah itu, pemerintah membuka pendaftaran CPNS pada Juni 2026.
“Formasi ditargetkan keluar akhir Mei, sehingga seleksi ASN bisa dimulai pada Juni,” ujar Ridwan dalam konferensi pers daring.
Rasio ASN Masih Rendah
BKN mencatat jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini mencapai 6,7 juta orang dari total penduduk Indonesia sekitar 285 juta jiwa. Angka tersebut menunjukkan rasio ASN baru 2,4 persen atau sekitar 23,56 ASN per 1.000 penduduk.
Di Bawah Negara Tetangga
Rasio tersebut masih tertinggal dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya. Malaysia memiliki rasio ASN sekitar 5 persen, sedangkan Thailand mencapai 3,8 persen.
Melalui rekrutmen CPNS 2026, pemerintah menargetkan peningkatan rasio ASN menjadi 3 hingga 3,4 persen atau sekitar 30–34 ASN per 1.000 penduduk.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat pelayanan publik dan mendukung program pembangunan nasional.(Pro)









