Ajarkan Anak Soal Keamanan Tanpa Bikin Takut, Ini Tipsnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Setuju banget sama inti artikelnya: ngajarin safety itu tujuannya bikin anak siap, bukan bikin anak takut. Anak yang ketakutan malah bisa freeze, bingung, atau nggak berani cerita.

Kalau mau dipraktikkan dengan cara yang lebih “adem” tapi tetap ngena, ini pendekatan yang biasanya efektif:Pakai bahasa yang simpel, bukan horor

  1. Daripada “Nanti kamu diculik orang!”, lebih aman bilang:
    “Kalau ada orang yang bikin kamu nggak nyaman, kamu boleh pergi ya.”
    Fokusnya ke perasaan aman anak, bukan ancaman.
  2. Latihan kalimat siap pakai (roleplay ringan)
    Anak SD butuh contoh kalimat nyata, misalnya:
    “Enggak, makasih.”
    “Aku harus tanya Mama/Papa dulu.”
    “Aku nggak mau.”
    Latih kayak main peran 2 menit aja, santai, nggak perlu tegang.
  3. Ajarkan “orang dewasa nggak minta tolong ke anak kecil”
    Ini konsep yang gampang dipahami anak: Kalau ada orang asing minta bantuan (nyari kucing, angkat barang, dll), anak harus cari orang dewasa lain.
  4. Tanamkan bahwa sopan ≠ harus nurut
    Ini penting banget, karena banyak anak bingung antara “hormat” dan “patuh”. Ajarkan:
    “Kamu boleh sopan, tapi kalau nggak nyaman kamu boleh nolak.”
  5. Buat sistem sederhana: “password keluarga”
    Ini keren karena nggak bikin paranoid, tapi bikin anak punya alat cek keamanan. Contoh: Kalau ada orang bilang “disuruh Mama jemput”, anak bisa tanya:
    “Passwordnya apa?”
    Kalau salah → jangan ikut.
  6. Biasakan ngobrol rutin, bukan sekali pas panik
    Ngomongin safety itu lebih efektif kalau jadi obrolan ringan kayak:
    pas habis main
    pas mau berangkat sekolah
    pas nonton film
    Jadi anak nggak mengasosiasikan topik ini dengan “bahaya besar”.
Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan 6 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

Intinya: bangun refleks aman, bukan rasa takut. Anak jadi waspada, tapi tetap percaya diri dan tenang. ***

Berita Terkait

Cara Menyimpan Kurma agar Awet Anti Jamuran, Bisa Tahan Berbulan-bulan
Kebijakan Mutasi PPPK Tuai Pro-Kontra, Honorer Senior Paling Terdampak
BKN Mulai Bersihkan Data Honorer, PPPK Paruh Waktu Resmi Tidak Berlaku Lagi
Hal-Hal Unik yang Hanya Ditemui di Bulan Ramadan
Umat Islam Bersiap Sambut Ramadan, Ini Bacaan Niat Puasa Sebulan Penuh dan Harian
Gaji PPPK Paruh Waktu Disorot DPR, KemenPAN-RB Diminta Koordinasi dengan Kemendagri & Kemenkeu
BKN Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tidak Permanen, Evaluasi Besar Menanti pada 2026
dr Zaidul Akbar Ungkap Persiapan Penting Agar Ibadah Lebih Maksimal Selama Puasa Ramadhan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:27 WIB

Kebijakan Mutasi PPPK Tuai Pro-Kontra, Honorer Senior Paling Terdampak

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:30 WIB

BKN Mulai Bersihkan Data Honorer, PPPK Paruh Waktu Resmi Tidak Berlaku Lagi

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:26 WIB

Hal-Hal Unik yang Hanya Ditemui di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:04 WIB

Umat Islam Bersiap Sambut Ramadan, Ini Bacaan Niat Puasa Sebulan Penuh dan Harian

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:03 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Disorot DPR, KemenPAN-RB Diminta Koordinasi dengan Kemendagri & Kemenkeu

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi AI

Game

Daftar 9 Game Seluler Penghasil Saldo DANA Tercepat

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:33 WIB

Daerah

Susun RDTR Untuk Kota Yang Lebih Tertata

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:23 WIB