Okepost.id – BMW memperkenalkan M Concept sebagai arah desain baru untuk lini mobil listrik performa tinggi di masa depan. Mobil konsep tersebut melakukan debut global pada ajang 24 Hours of Le Mans, di Perancis, Jumat (12/6/2026).
Kehadiran M Concept menjadi sinyal dimulainya era baru divisi BMW M yang selama ini identik dengan mesin performa tinggi berbasis pembakaran internal. BMW menyebut bahasa desain baru tersebut akan menjadi identitas utama keluarga Neue Klasse, platform generasi terbaru kendaraan listrik perusahaan.
“Bahasa desain baru BMW M menjadi ujung tombak ekspresif dari Neue Klasse,” kata bos BMW M, Oliver Heilmerm dikutip dari Electrek, Sabtu (13/6/2026). Menurut Heilmer, proyek ini memiliki arti khusus karena menjadi langkah membawa karakter BMW M ke era elektrifikasi.
Meski belum mengungkap model produksi yang akan lahir dari M Concept ini, sejumlah pihak menduga kendaraan listrik performa pertama BMW M akan hadir dalam bentuk M3 EV. Jika sesuai rencana, model produksi pertama dari arah desain baru ini akan meluncur pada 2027 dan membuka babak baru bagi keluarga BMW M di era mobil listrik.
Agresif
Secara tampilan, M Concept hadir lebih agresif dibanding model standar. Bagian depan menggabungkan lampu utama Neue Klasse dan grille kidney khas BMW ke dalam satu elemen desain.
Sementara itu, bumpernya dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Ciri khas lain yang diperkenalkan adalah lampu tiga dimensi bernama Track Lights yang disebut akan menjadi identitas baru mobil listrik performa BMW M. Pada bagian belakang, desain serupa tetap dipertahankan dan dipadukan dengan spoiler model ducktail berukuran besar.
Masuk ke interior, BMW menonjolkan pengalaman berkendara yang tetap berorientasi performa meski menggunakan tenaga listrik. Kabin dibekali empat kursi bucket baru dan material serat alami. Untuk pertama kalinya pada model BMW M, digunakan material kulit nubuck hitam pada setir, panel pintu, dan roll bar.
BMW juga menambahkan pencahayaan heksagonal khas M pada dasbord model mengambang, aksen merah pada pemilih transmisi dan paddle shift, serta tampilan digital yang memperkuat nuansa sporty.
Performa
Dari sisi teknologi, BMW sebelumnya telah memastikan mobil listrik performa generasi berikutnya akan menggunakan empat motor listrik dan sistem BMW M Dynamic Performance Control. Sistem penggerak tersebut dikembangkan melalui teknologi Gen6 dengan empat motor yang menggerakkan masing-masing roda secara independen.
Meski belum mengungkap angka performa maupun jarak tempuh, BMW mengklaim sistem penggerak tersebut menjadi yang paling bertenaga yang pernah digunakan divisi BMW M. BMW menyiapkan sistem kelistrikan 800 volt dan baterai berkapasitas lebih dari 100 kWh. Kombinasi ini ditujukan untuk mendukung performa tinggi sekaligus menjaga daya jelajah tetap panjang. (*)









