Final Piala Afrika 2025/2026 Tercoreng Kontroversi, Senegal Juara Lewat Drama Penalti

Piala Afrika

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Harapan Maroko menutup Piala Afrika 2025/2026 dengan manis justru berakhir pahit. Final melawan Senegal di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, Ahad (18/1/2026), berubah menjadi laga penuh kontroversi yang mencoreng citra sepak bola Afrika.

Senegal memastikan gelar juara setelah menang 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Namun kemenangan itu dibayangi aksi protes keras ketika para pemain Senegal meninggalkan lapangan usai wasit memberikan penalti kepada Maroko di akhir waktu normal.

Pelatih Senegal, Pape Bouna Thiaw, memerintahkan para pemain keluar lapangan sebagai bentuk protes. Beberapa pemain bahkan sempat masuk ke terowongan stadion. Kapten Senegal, Sadio Mane, akhirnya membujuk rekan-rekannya kembali ke lapangan setelah laga tertunda sekitar 14 menit.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp 2,549 Juta per Gram

Wasit Jean-Jacques Ndala asal Republik Demokratik Kongo memberikan penalti setelah meninjau VAR dalam waktu lama. Ia menilai bek Senegal, El Hadji Malick Diouf, menjatuhkan Brahim Diaz saat situasi sepak pojok di masa injury time.

Maroko gagal memanfaatkan peluang emas tersebut. Brahim Diaz mencoba mengeksekusi penalti dengan gaya Panenka, tetapi kiper Senegal, Edouard Mendy, dengan mudah menggagalkannya.

“Kami tetap bersatu. Itu yang terpenting,” kata Mendy kepada Reuters. Ia mengaku sengaja bertahan di posisi saat menghadapi penalti Diaz.

Kegagalan penalti membuat laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Empat menit setelah extra time dimulai, Pape Gueye mencetak gol penentu lewat tendangan keras yang membawa Senegal meraih trofi Piala Afrika kedua dalam tiga edisi terakhir.

Baca Juga :  Update Ranking BWF: Alwi Farhan Tembus 15 Besar Dunia, Axelsen dan Ginting Terlempar dari Top 50

Di kubu tuan rumah, kekalahan ini memperpanjang penantian Maroko untuk kembali menjadi juara Afrika sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 1976.
Pelatih Maroko, Walid Regragui, menilai penundaan panjang sebelum penalti mengganggu konsentrasi Diaz, meski ia menolak menjadikannya alasan. Ia juga mengecam aksi Senegal.

“Kami hanya satu menit dari gelar. Sepak bola memang kejam,” ujar Regragui. “Aksi meninggalkan lapangan itu memalukan dan tidak menghormati Afrika.”

Berita Terkait

BKN Mulai Bersihkan Data Honorer, PPPK Paruh Waktu Resmi Tidak Berlaku Lagi
Hal-Hal Unik yang Hanya Ditemui di Bulan Ramadan
Umat Islam Bersiap Sambut Ramadan, Ini Bacaan Niat Puasa Sebulan Penuh dan Harian
Gaji PPPK Paruh Waktu Disorot DPR, KemenPAN-RB Diminta Koordinasi dengan Kemendagri & Kemenkeu
Agenda Timnas Futsal Indonesia di Ajang Internasional 2026
BKN Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tidak Permanen, Evaluasi Besar Menanti pada 2026
dr Zaidul Akbar Ungkap Persiapan Penting Agar Ibadah Lebih Maksimal Selama Puasa Ramadhan
Isi Pembahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan 5 Pengusaha Nasional
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:30 WIB

BKN Mulai Bersihkan Data Honorer, PPPK Paruh Waktu Resmi Tidak Berlaku Lagi

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:26 WIB

Hal-Hal Unik yang Hanya Ditemui di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:04 WIB

Umat Islam Bersiap Sambut Ramadan, Ini Bacaan Niat Puasa Sebulan Penuh dan Harian

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:03 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Disorot DPR, KemenPAN-RB Diminta Koordinasi dengan Kemendagri & Kemenkeu

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:59 WIB

Agenda Timnas Futsal Indonesia di Ajang Internasional 2026

Berita Terbaru

Gambar karikatur mudik gratis AHM

Religi dan Sosial

AHM Buka Mudik & Balik Bareng Honda 2026, Siapkan 60 Bus dan 43 Truk

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:56 WIB