IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen, Saham BYAN hingga BREN Jadi Pemberat

IHSG tertekan aksi jual saham berkapitalisasi besar, dengan BYAN, AMMN, BREN, dan ASII menjadi sejumlah saham yang menyeret indeks ke zona merah.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (19/8/2026) di zona merah. IHSG turun 0,86 persen atau 55,70 poin ke level 6.394,12.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 6.408,17 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.490,91. Sebanyak 238 saham menguat, 363 saham melemah, sedangkan 188 saham bergerak stagnan.

Kapitalisasi pasar BEI tercatat mencapai Rp11.269,99 triliun.

Saham Tambang Tekan IHSG

Tekanan terhadap IHSG terutama datang dari sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menjadi salah satu pemberat utama setelah anjlok 9,41 persen ke Rp15.650 per saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga turun 2,59 persen ke Rp4.140. Sementara itu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) terkoreksi 1,99 persen menjadi Rp3.450.

Baca Juga :  Daftar 26 Emiten Cum Dividen Pekan Depan, SMGR hingga CDIA Siap Tebar Dividen

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) turut melemah 1,25 persen ke level Rp4.730.

Di sisi lain, beberapa saham masih mampu menguat. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) naik 6,67 persen ke Rp1.040, sedangkan PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) menguat 0,98 persen menjadi Rp5.150.

Bursa Asia Ikut Tertekan

Sebelum penutupan, IHSG sudah melemah 0,6 persen ke level 6.411 pada akhir sesi pertama. Berdasarkan riset Mirae Asset Sekuritas, tekanan terutama berasal dari saham berkapitalisasi besar.

Selain BYAN, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga terkoreksi 2,4 persen pada sesi pertama.

Baca Juga :  Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 25 Juli 2026 Stabil

Pelemahan IHSG terjadi sejalan dengan mayoritas bursa utama Asia. Pasar regional ikut terdampak aksi jual saham teknologi di Wall Street pada perdagangan sebelumnya.

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen

Sentimen domestik juga dipengaruhi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18–19 Agustus 2026.

Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen. Kebijakan tersebut diambil dengan tetap menempatkan stabilitas nilai tukar rupiah sebagai salah satu prioritas di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, inflasi diperkirakan tetap berada dalam sasaran 2,5 persen plus-minus 1 persen. (Pro)

Berita Terkait

Daftar Harga Emas Pegadaian Galeri 24 di HUT RI ke 81
Dolar AS Berpotensi Menguat, Rupiah Dibayangi Tekanan Eksternal Pekan Depan
Rupiah Menguat ke Rp 17.836 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (14/8), Asia Perkasa
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Melonjak Semua
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 10 Agustus 2026: Galeri 24, Antam hingga UBS
Harga emas tiga jenama, Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian pada Jumat 07 Agustus 2026 Serempak Turun
Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian Hari Ini 5 Agustus 2026
Daftar lengkap harga emas tiga jenama di Pegadaian pada Senin 03 Agustus 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:56 WIB

IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen, Saham BYAN hingga BREN Jadi Pemberat

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Daftar Harga Emas Pegadaian Galeri 24 di HUT RI ke 81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dolar AS Berpotensi Menguat, Rupiah Dibayangi Tekanan Eksternal Pekan Depan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Rupiah Menguat ke Rp 17.836 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (14/8), Asia Perkasa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Melonjak Semua

Berita Terbaru