Okepost.id, Sungai Penuh – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menetapkan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2026–2031 melalui Keputusan DPP PPP Nomor 0402/SK/DPP/C/VI/2026.
Berdasarkan keputusan tersebut, Dr. Alvia Santoni, SE, MM ditetapkan sebagai Ketua DPC PPP Kota Sungai Penuh. Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Feri Hardito, A.Md, dan jabatan Bendahara diemban oleh Arfian Dwi Pramana, S.AP, MM.
Surat keputusan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat roda organisasi PPP di Kota Sungai Penuh. Kepengurusan yang baru ini, selasa 28 Juli 2026 yang bertempat di Sekretariat PPP Kota Sungai Penuh langsung membangun konsolidasi internal, guna meningkatkan soliditas kader, dan memperkuat koordinasi hingga ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting.
Dalam konsolidasi tersebut, selain fokus pada penguatan organisasi, kepengurusan DPC PPP Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2026–2031 juga akan menyusun program kerja yang berpihak pada kepentingan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi partai dalam pembangunan daerah.
Dengan telah diterbitkannya SK DPP PPP tersebut, kepengurusan baru memiliki legitimasi organisasi untuk menjalankan tugas dan fungsi partai sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Persatuan Pembangunan.
Ketua DPC PPP Kota Sungai Penuh, Dr. Alvia Santoni, SE, MM, menyampaikan komitmennya untuk membawa PPP menjadi partai yang semakin solid, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh kader untuk mengedepankan semangat persatuan dan gotong royong dalam membesarkan partai serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Sungai Penuh.
“Kami mengajak seluruh kader dan simpatisan PPP untuk bersatu, memperkuat konsolidasi organisasi, dan bersama-sama membangun partai agar semakin dipercaya masyarakat. Kepengurusan ini adalah amanah yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, DPC PPP Kota Sungai Penuh optimistis mampu menghadirkan organisasi yang lebih kuat, profesional, dalam menghadapi berbagai agenda politik maupun pembangunan daerah, serta siap menyonsong pemilu 2029.(Handir)









