Okepost.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Merangin mempercepat penataan kualitas pendidikan dengan memprioritaskan pemerataan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga ke wilayah terpencil.
Langkah ini ditegaskan langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Baitussalam, Jumat (10/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan masih terjadi ketimpangan distribusi tenaga pendidik. Guru PNS banyak terkonsentrasi di kawasan pusat kota, sedangkan sejumlah sekolah di daerah pelosok masih kekurangan guru dan kepala sekolah definitif.
Menurut M. Syukur, banyak guru yang enggan bertugas di wilayah yang jauh dari pusat kota. Padahal, sebagai aparatur sipil negara mereka telah menyatakan kesediaan untuk ditempatkan di seluruh wilayah sesuai kebutuhan pemerintah.
Ia mencontohkan Kecamatan Jangkat dan Tabir Timur sebagai daerah yang masih minim guru PNS serta kepala sekolah definitif. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada pemerataan kualitas layanan pendidikan.
Karena itu, Pemkab Merangin akan menjalankan pemerataan guru berdasarkan ketentuan pemerintah pusat. Kebijakan tersebut dipastikan tetap berjalan tanpa dipengaruhi tekanan dari pihak mana pun.
Selain melakukan pemerataan guru, pemerintah daerah juga akan merotasi kepala sekolah yang telah menjabat selama dua periode.
Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi, peningkatan kinerja, dan untuk mencegah stagnasi kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Kegiatan Subling tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Zulhifni beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).(Pro)









