Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko kembali melemah pada awal perdagangan pekan depan setelah tekanan pasar global menyeret bursa Indonesia.
Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih rawan menguji area 6.290–6.370 dalam skenario terburuk.
“Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6.370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.541–6.581,” tulis riset harian MNC Sekuritas yang dikutip Minggu (20/9/2026).
MNC Sekuritas memproyeksikan support IHSG berada di level 6.279 dan 6.201. Sementara itu, level resistance berada di 6.585 dan 6.633.
Untuk strategi perdagangan, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada saham PT Buana Listya Tama Tbk. (BULL), PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), dan PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).
IHSG Turun 1,53 Persen
Sebelumnya, IHSG melemah sepanjang perdagangan pada pekan 14–18 September 2026.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Elsierra Putri Yosita mengatakan sejumlah indikator perdagangan bergerak dinamis selama periode tersebut.
IHSG turun 1,53 persen menjadi 6.441,159 pada akhir pekan. Pada pekan sebelumnya, IHSG berada di level 6.541,377.
Kapitalisasi pasar BEI juga turun 1,58 persen menjadi Rp11.266 triliun dari sebelumnya Rp11.446 triliun.
Aktivitas transaksi ikut menurun. Rata-rata nilai transaksi harian BEI turun 6,95 persen menjadi Rp15,22 triliun dari Rp16,36 triliun.
Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 14,73 persen menjadi 1,89 juta transaksi. Sementara rata-rata volume transaksi harian turun 20,71 persen menjadi 28,61 miliar saham.
Asing Catat Net Sell Rp1,79 Triliun
Tekanan juga terlihat dari aktivitas investor asing. Pada perdagangan Jumat (18/9/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp1,79 triliun.
Secara kumulatif sepanjang 2026, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp74,36 triliun.
Pergerakan IHSG pada pekan tersebut turut dipengaruhi sentimen pasar global setelah kebijakan dan pernyataan The Fed memunculkan kekhawatiran terhadap arah suku bunga Amerika Serikat.
Investor dapat mencermati pergerakan IHSG di sekitar level 6.370. Jika level tersebut bertahan, masih ada ruang penguatan menuju area resistance yang diproyeksikan MNC Sekuritas. (Pro)









