DPRD Soroti Krisis Dokter Spesialis, 31 Formasi CPNS 2026 Sungai Penuh Diminta Dievaluasi

Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Sungai Penuh – Usulan 31 formasi CPNS 2026 Sungai Penuh menuai sorotan. DPRD setempat meminta pemerintah daerah mengevaluasi kembali daftar kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), terutama karena belum adanya alokasi untuk dokter spesialis.

Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui BKPSDM sebelumnya telah mengajukan puluhan formasi CPNS ke pemerintah pusat. Mayoritas formasi tersebut difokuskan untuk tenaga kesehatan seperti perawat, bidan, tenaga laboratorium, dan kesehatan masyarakat.

Namun, DPRD menilai komposisi tersebut belum menjawab persoalan utama di lapangan.

RSUD Sungai Penuh Kekurangan Dokter Spesialis

DPRD menyoroti kondisi di RSUD Mayjen HA Thalib yang saat ini mengalami kekurangan dokter spesialis. Dalam beberapa layanan, jumlah dokter spesialis bahkan sangat terbatas.

Baca Juga :  Polsek Merlung Pantau Kenaikan Debit Air, Sejumlah Titik Rawan Banjir Terdampak

Kondisi ini dinilai berisiko terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Jika dokter tidak tersedia, pelayanan kepada pasien dapat terganggu. Selain itu, tenaga medis yang ada harus menanggung beban kerja lebih tinggi.

Keterbatasan ini juga dipengaruhi oleh distribusi tenaga medis yang belum merata, termasuk adanya pembagian tenaga dengan daerah sekitar.

Formasi CPNS Dinilai Belum Tepat Sasaran

Meski pemerintah telah memprioritaskan sektor kesehatan, DPRD menilai kebutuhan paling mendesak justru belum terakomodasi.

Legislatif meminta agar pemerintah daerah:

  1. Meninjau ulang formasi CPNS 2026
  2. Memasukkan kebutuhan dokter spesialis
  3. Menyesuaikan kebijakan dengan kondisi riil di lapangan
Baca Juga :  Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan

Menurut DPRD, perencanaan ASN harus berbasis kebutuhan layanan publik agar tidak menimbulkan masalah baru di masa depan.

Alternatif Solusi: Maksimalkan Skema PPPK

Selain CPNS, DPRD juga mendorong pemerintah mempertimbangkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk memenuhi kekurangan tenaga kesehatan.

Langkah ini dinilai lebih fleksibel sekaligus dapat menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Usulan 31 formasi CPNS 2026 Sungai Penuh masih perlu penyempurnaan. DPRD menegaskan pentingnya menghadirkan dokter spesialis dalam formasi tersebut guna mengatasi krisis layanan kesehatan di RSUD.

Evaluasi menyeluruh diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.(Pro)/kayonews

Berita Terkait

Bupati Monadi dan PT KMH Tebar Bibit Ikan Semah di Danau Kerinci
Festival Budaya Kerinci 2026, Tradisi Leluhur “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”
Tari Nek Salih Indah Memukau Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026
Pemkot Sungai Penuh Sambut Tim Penilai Desa Antikorupsi, Aur Duri Jadi Calon Percontohan
Wawako Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh
DPRD Kota Sungai Penuh Lantik Hj. Helneti Mesra Melalui PAW Gantikan Alm. Dahkir Yahya
Bamus Jadwalkan Paripurna PAW Anggota DPRD Kota Sungai Penuh pada 20 Oktober 2026
Wako Alfin Teken MoU Program HAM Bersama Menteri HAM RI di Jambi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Bupati Monadi dan PT KMH Tebar Bibit Ikan Semah di Danau Kerinci

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026, Tradisi Leluhur “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tari Nek Salih Indah Memukau Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:23 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh Lantik Hj. Helneti Mesra Melalui PAW Gantikan Alm. Dahkir Yahya

Berita Terbaru