Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Asam urat tinggi merupakan kondisi yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada sendi. Dalam jangka panjang, asam urat juga dapat memengaruhi fungsi ginjal. Selain pengobatan medis, salah satu cara mengatasi asam urat adalah dengan menjaga gaya hidup sehat, termasuk konsumsi buah-buahan. Kabar baiknya, ada beberapa buah rakyat yang banyak dijual di pinggir jalan ternyata memiliki khasiat kesehatan dalam menangkal asam urat.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof Ahmad Sulaeman, mengatakan nanas baik untuk membantu menangkal asam urat karena mengandung vitamin C yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah serta enzim bromelain yang bersifat antiinflamasi sehingga membantu meredakan peradangan dan nyeri sendi. Selain itu, kandungan airnya yang tinggi membantu hidrasi dan mendukung proses pembuangan asam urat melalui urin.

Baca Juga :  Trik Bikin WhatsApp Tidak Bisa Ditelepon Tanpa Perlu Blokir Kontak

Kandungan vitamin C yang tinggi membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus berfungsi sebagai antioksidan,” kata Prof Ahmad.

Di dalam nanas, lanjut ia, juga terdapat mineral penting seperti kalium, magnesium, dan potasium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi otot, hingga kesehatan tulang. Salah satu keunggulan nanas adalah kandungan enzim bromelin. Senyawa ini dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan dan mempercepat pemulihan setelah cedera.

Bromelin juga kerap dikaitkan dengan manfaat bagi penderita gangguan sendi dan asam urat. Selain itu, nanas disebut memiliki potensi sebagai buah yang mendukung pengendalian kadar gula darah berkat kombinasi serat, antioksidan, dan senyawa bioaktif di dalamnya.

Di luar bromelin, nanas juga mengandung berbagai fitokimia seperti alkaloid dan senyawa fenolik. Meski jumlahnya relatif kecil, senyawa ini tetap memberikan kontribusi terhadap efek antioksidan dalam tubuh.

Baca Juga :  Indonesia Tambah 6 Emas, Vietnam Ketar-ketir

Prof Ahmad bilang, dari produksinya yang melimpah, nanas tidak hanya berpotensi sebagai komoditas ekspor, tetapi juga sebagai bagian dari strategi peningkatan konsumsi buah lokal. Buah ini bisa dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi jus, campuran salad, bahan masakan, hingga selai.

“Di tengah tren gaya hidup sehat dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan bergizi, nanas berpeluang menjadi salah satu buah unggulan nasional yang tak hanya kuat secara produksi, tetapi juga kaya manfaat Kesehatan,” pungkasnya.

Indonesia tercatat sebagai produsen buah nanas terbesar di dunia mengungguli negara-negara tropis lain di Asia, Amerika Latin, hingga Afrika. Produksi nanas di Indonesia jumlahnya lebih dari 3,2 juta ton per tahun. (*)

Berita Terkait

Cara Membuat Singkong Krispi, Renyah di Luar Lembut di Dalam
DPR Pastikan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tak Boleh Diberhentikan, Ini 6 Kesepakatan Penting dengan Pemerintah
39 Pemda Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Mendagri Tito Karnavian Usulkan Tambahan Dana dari APBN
Mendagri Ungkap Strategi Penataan PPPK di Daerah, Pemda Diminta Stop Rekrut Honorer Baru
Wali Kota Sungai Penuh Desak Kepastian PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu, Nasib Honorer Jadi Sorotan Nasional
DPR Desak Pemerintah Segera Terbitkan Aturan dan Jamin Kesejahteraan Bagi PPPK Paruh Waktu
PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Syarat dan Penjelasan MenPANRB
Resep Bola-Bola Mie Crispy Isi Keju yang Renyah Tahan Lama, Mudah Dibuat di Rumah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:15 WIB

Cara Membuat Singkong Krispi, Renyah di Luar Lembut di Dalam

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:30 WIB

DPR Pastikan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tak Boleh Diberhentikan, Ini 6 Kesepakatan Penting dengan Pemerintah

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:30 WIB

39 Pemda Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Mendagri Tito Karnavian Usulkan Tambahan Dana dari APBN

Senin, 8 Juni 2026 - 18:33 WIB

Mendagri Ungkap Strategi Penataan PPPK di Daerah, Pemda Diminta Stop Rekrut Honorer Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 15:32 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Desak Kepastian PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu, Nasib Honorer Jadi Sorotan Nasional

Berita Terbaru

Artikel

Cara Membuat Singkong Krispi, Renyah di Luar Lembut di Dalam

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:15 WIB

Otomotif

Motor Listrik MBG Bisa Dikredit, Segini Cicilannya per Bulan

Selasa, 9 Jun 2026 - 08:57 WIB