Jejak Pencarian Korban Kapal Angkut 37 WNI di Malaysia Kini Dihentikan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Operasi pencarian dan penyelamatan korban kapal tenggelam yang mengangkut puluhan warga negara Indonesia (WNI) di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, resmi dihentikan. Penghentian operasi dilakukan setelah tim SAR Malaysia tidak menemukan korban tambahan dalam beberapa hari terakhir.

Kapal yang dilaporkan membawa 37 penumpang tanpa dokumen itu tenggelam di perairan negara bagian Perak, Malaysia. Insiden tersebut menewaskan sejumlah penumpang dan memicu operasi pencarian gabungan selama hampir sepekan.

Operasi Pencarian Dihentikan

Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Perak mengumumkan operasi pencarian dan penyelamatan telah berakhir pada Sabtu (16/5/2026). Keputusan itu diambil setelah tidak ada lagi penemuan baru di area pencarian.

Dilansir Anadolu, operasi SAR dilakukan sejak kapal tenggelam pada Senin (11/5/2026). Pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, termasuk Angkatan Laut Kerajaan Malaysia, Kepolisian Maritim, hingga komunitas nelayan di sekitar lokasi kejadian.

MMEA Perak menyebut jumlah penumpang dalam kapal diduga tidak sepenuhnya akurat sejak awal.

“Informasi awal yang diperoleh pada hari pertama operasi menyatakan bahwa jumlah total korban adalah 37. Namun, angka tersebut diyakini tidak akurat,” demikian pernyataan MMEA Perak.

Baca Juga :  Cara klaim kode redeem PUBG Mobile dari Tencent 5 Januari 2026

Korban Tewas dan Penumpang Selamat

Dalam laporan yang dikutip dari Bernama, sedikitnya 16 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara itu, 23 orang berhasil diselamatkan setelah kapal terbalik di perairan lepas pantai Pulau Pangkor. Korban meninggal terdiri dari sembilan pria dan tujuh wanita. Seluruh jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi oleh otoritas setempat.

Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI menyebut terdapat 14 WNI yang masuk dalam daftar pencarian usai insiden kapal tenggelam. Seiring proses pencarian berlangsung, sebagian korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dari 14 WNI yang sebelumnya dalam proses pencarian, 7 orang telah ditemukan meninggal dunia, dan jasadnya saat ini berada di RS di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangan tertulis, dilansir Antara, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga :  Pengumuman Seleksi, Syarat, Jadwal & Formasi Petugas Haji 2026

23 WNI korban kecelakaan kapal yang bisa dievakuasi oleh tim SAR Malaysia terdiri dari 16 laki-laki dan tujuh perempuan, Mereka berusia 21-48 tahun.

Kapal Diduga Angkut Penumpang Tanpa Dokumen

Kapal yang tenggelam di perairan Pulau Pangkor tersebut diduga membawa 37 penumpang tanpa dokumen. Otoritas Malaysia masih mendalami detail perjalanan kapal dan identitas seluruh penumpang yang berada di dalamnya.

Menurut pernyataan otoritas maritim Malaysia, para korban diduga berangkat dari Kisaran, Sumatera Utara, Indonesia, pada Sabtu (9/5) menuju Malaysia, dengan tujuan akhir mereka diperkirakan meliputi Pulau Pinang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur.

Insiden kapal tenggelam yang melibatkan WNI di jalur perairan Malaysia kembali menjadi perhatian karena tingginya risiko perjalanan ilegal menggunakan kapal kecil. Hingga kini, proses identifikasi korban masih dilakukan oleh pihak berwenang Malaysia bekerja sama dengan otoritas terkait dari Indonesia. (*)

Berita Terkait

RSUD Dr Soetomo Surabaya Kebakaran, 1 Pasien ICU Meninggal
Anak Jenius Meksiko Punya IQ 162, Lampaui Albert Einstein
Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL
Tragedi KA vs KRL di Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Lewat Aksi Tabur Bunga
Taksi Green SM Disorot! Menhub Minta Evaluasi Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Tragedi KRL Bekasi, 14 Korban Tewas, 10 Jenazah Masih Diidentifikasi RS Polri
Perahu Terbalik di Sungai Limun, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 06:59 WIB

Jejak Pencarian Korban Kapal Angkut 37 WNI di Malaysia Kini Dihentikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:16 WIB

RSUD Dr Soetomo Surabaya Kebakaran, 1 Pasien ICU Meninggal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:07 WIB

Anak Jenius Meksiko Punya IQ 162, Lampaui Albert Einstein

Rabu, 29 April 2026 - 14:01 WIB

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

Rabu, 29 April 2026 - 12:52 WIB

Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL

Berita Terbaru