Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kasus Soetta

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Seluruh pilot maskapai Malaysia Airlines diwajibkan melakukan tes narkoba usai terjadinya penangkapan salah satu kopilot maskapai tersebut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) lantaran ditemukan telah menyelundupkan ekstasi. Melansir detiknews, tes narkoba tersebut disampaikan oleh Malaysian Aviation Group (MAG), induk perusahaan Malaysia Airlines, yang merupakan maskapai nasional Negeri Jiran. Kebijakan tes narkoba ini menjadi pengetatan langkah keselamatan dan kelayakan awak pesawat dalam bertugas.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (7/8), MAG mengumumkan bahwa fase pertama tes narkoba wajib itu telah dimulai dan diharapkan akan selesai dilakukan pada 15 Agustus mendatang. Pemberlakuan kebijakan ini ditujukan untuk seluruh pilot Malaysia Airlines, yang jumlahnya mencapai 1.260 pilot.

“MAG memperkuat kerangka kerja keselamatan dan kelayakan tugas dengan langkah-langkah pemeriksaan narkoba yang ditingkatkan di seluruh maskapai penerbangannya,” demikian pernyataan induk perusahaan Malaysia Airlines tersebut.

Baca Juga :  Klasemen Liga Inggris Terbaru: Man City Menang, Liverpool Tersungkur

“Sebagai langkah segera, grup ini telah memulai pemeriksaan narkoba wajib bagi semua pilot Malaysia Airlines dan akan melakukan pemeriksaan yang lebih ketat terhadap semua pilot yang aktif, melampaui standar praktik industri,” kata MAG dalam pernyataannya.

Di samping itu, MAG menjelaskan, respons cepat ini menunjukkan besarnya perhatian perusahaan terhadap insiden penahanan pilotnya baru-baru ini. Pasalnya, perusahaan senantiasa menerapkan kebijakan nol toleransi untuk segala bentuk pelanggaran.

Lebih lanjut, MAG menyatakan, setiap pilot Malaysia Airlines yang tidak mengikuti tes narkoba hingga batas waktu yang ditetapkan, maka tidak akan diizinkan untuk mengoperasikan penerbangan sampai mereka dinyatakan lolos sesuai dengan prosedur MAG dan persyaratan regulasi.

MAG juga menegaskan bahwa tes narkoba akan diberlakukan secara wajib bagi seluruh pilot aktif di maskapai-maskapai lainnya yang ada di bawah naungan grupnya. Hal ini ditempuh sebagai tambahan terhadap program tes acak yang sudah berjalan. Program yang sama juga nantinya akan diperluas hingga mencakup awak kabin aktif.

Baca Juga :  Susun RDTR Untuk Kota Yang Lebih Tertata

Seorang kopilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othman (39) ditangkap oleh otoritas Bea Cukai di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Juli lalu, setelah kedapatan membawa narkoba jenis ekstasi seberat 26 kilogram. Otoritas Bea Cukai kemudian menyerahkan Saufi ke Bareskrim Polri untuk diproses hukum.

Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa Saufi positif tiga jenis narkoba. Rupanya, ia juga mengakui sudah tiga kali menyelundupkan narkoba ke Indonesia, dan menyebut dirinya diberi upah 50.000 Ringgit (Rp 218,7 juta) oleh seseorang. (*)

Berita Terkait

Negara dalam Bahaya, Presiden Naikkan Gaji Tentara 80% per 1 September
Aturan Baru Visa Amerika, Pemohon Diminta Jaminan Rp360 Juta
5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket
Malaysia Genjot Mobil Nasional, Indonesia Masih Konsep
Susul Indonesia, Malaysia Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos
Malaysia Lumpuh, Ribuan Orang Luntang-lantung di Imigrasi
Jejak Pencarian Korban Kapal Angkut 37 WNI di Malaysia Kini Dihentikan
Anak Jenius Meksiko Punya IQ 162, Lampaui Albert Einstein
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kasus Soetta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Negara dalam Bahaya, Presiden Naikkan Gaji Tentara 80% per 1 September

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Aturan Baru Visa Amerika, Pemohon Diminta Jaminan Rp360 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:22 WIB

5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:33 WIB

Malaysia Genjot Mobil Nasional, Indonesia Masih Konsep

Berita Terbaru

Teknologi

Realme 16x Resmi Meluncur, Baterai 7.000 mAh dan Layar 144Hz

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:50 WIB