Okepost.id – Apple Inc. mendesak pengguna iPhone yang masih menjalankan sistem operasi lama untuk segera memperbarui perangkat mereka.
Perusahaan menemukan potensi serangan siber yang memanfaatkan exploit kit Coruna dan DarkSword.
Mengutip laporan TechCrunch, Jumat (20/3/2026), Apple menjelaskan bahwa perangkat dengan iOS lawas sangat rentan terhadap serangan jika pengguna membuka tautan mencurigakan atau mengakses situs yang telah disusupi.
Apple menegaskan bahwa pelaku dapat mencuri data pengguna melalui celah keamanan tersebut. Karena itu, perusahaan langsung merilis pembaruan untuk menutup kerentanan pada sistem.
Pengguna yang telah menggunakan iOS versi terbaru, mulai dari iOS 15 hingga iOS 26, tidak perlu mengambil langkah tambahan karena sistem sudah mendapatkan perlindungan.
Sebaliknya, pengguna perangkat lama perlu segera memperbarui iOS ke versi seperti 15.8.7 atau 16.7.15. Pembaruan ini membawa peningkatan keamanan penting untuk menghadapi ancaman terbaru.
Selain pembaruan sistem, Apple juga mendorong pengguna mengaktifkan fitur Lockdown Mode. Fitur ini mampu membatasi potensi serangan, terutama pada perangkat yang tidak lagi menerima update besar.
Serangan Coruna dan DarkSword menyebar melalui teknik “watering hole”. Pelaku menjebak korban dengan mengarahkan mereka ke situs yang telah disusupi malware.
Perusahaan keamanan siber iVerify mengungkapkan bahwa metode serangan seperti ini kini semakin mudah diakses oleh berbagai pelaku.
Ancaman tidak lagi terbatas pada kelompok besar atau negara, tetapi mulai meluas ke aktor yang lebih luas.
Situasi ini menunjukkan perubahan besar dalam dunia keamanan digital. Serangan canggih kini berpotensi menyasar lebih banyak pengguna secara massal.
Apple menekankan bahwa memperbarui sistem operasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi perangkat dari risiko serangan siber.**









