Mentan Amran Sita 1.000 Ton Beras Ilegal di Kepri

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyita 1.000 ton beras ilegal di Kepulauan Riau. Beras tersebut masuk tanpa prosedur karantina dan kepabeanan, sehingga mengancam petani dan kedaulatan pangan nasional.

Mentan Amran menegaskan Indonesia sudah swasembada beras dengan stok nasional lebih dari 3 juta ton. Namun, oknum tetap menyelundupkan beras ilegal yang merugikan petani dan mengganggu pasar pangan. Ia menyebut praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap 115 juta rakyat yang bergantung pada sektor pertanian.

Baca Juga :  Yamaha Mio 2026 Dirumorkan Berubah Total, Pakai Mesin Blue Core 125 cc dan Y-Connect

Petugas mengamankan 345 ton beras di gudang Bea Cukai Tanjung Balai Karimun. Enam kapal mengangkut beras tersebut dari FTZ Tanjung Pinang, wilayah yang bukan sentra produksi beras.

Lebih lanjut, Mentan Amran mengungkap beras ilegal itu justru dikirim ke Palembang dan Riau, daerah yang surplus produksi. Pola distribusi ini menguatkan dugaan penyelundupan terorganisir. Ia meminta aparat mengusut kasus ini hingga ke aktor utama, bukan hanya pelaku lapangan.

Baca Juga :  Kenali Perbedaan Campak dan Rubella yang Sering Menyerang Anak

Selain beras, Mentan Amran juga menemukan gula pasir, cabai kering, bawang merah, dan bawang putih ilegal. Seluruh komoditas itu masuk tanpa sertifikat karantina dan berisiko membawa penyakit serta hama berbahaya.

Mentan Amran menegaskan pemerintah tidak memberi toleransi terhadap praktik pangan ilegal. Ia memastikan negara hadir untuk melindungi petani, menjaga pangan, dan menegakkan hukum.

Berita Terkait

Bikin Perih, Ini Cara Ampuh Hilangkan Rasa Panas di Tangan Akibat Cabai
Cara Tepat Membersihkan Brokoli, Dijamin Bebas Ulat dan Kotoran
Cara Menghemat Gas LPG Saat Memasak Sehari-hari di Rumah, Anti Boros
Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon, Menlu: Kita Kecam Keras, UNIFIL Harus Investigasi
YouTube, Facebook dan Instagram Bandel Tak Mau Ikut Aturan Indonesia
Pemerintah Lakukan Penyesuaian Harga BBM Pada 1 April 2026, Berlaku Mulai Pukul 00.00 WIB
BKN Tegas, Tidak Ada Perubahan Status PPPK
Pemerintah Buka Sinyal Rekrutmen ASN 2026, CPNS Diprediksi Dibuka Semester II
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:20 WIB

Bikin Perih, Ini Cara Ampuh Hilangkan Rasa Panas di Tangan Akibat Cabai

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:09 WIB

Cara Tepat Membersihkan Brokoli, Dijamin Bebas Ulat dan Kotoran

Senin, 30 Maret 2026 - 21:05 WIB

Cara Menghemat Gas LPG Saat Memasak Sehari-hari di Rumah, Anti Boros

Senin, 30 Maret 2026 - 19:58 WIB

Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon, Menlu: Kita Kecam Keras, UNIFIL Harus Investigasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

YouTube, Facebook dan Instagram Bandel Tak Mau Ikut Aturan Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Wawako Azhar Sampaikan LKPJ 2025 di DPRD

Selasa, 31 Mar 2026 - 13:14 WIB

Daerah

Gubernur Jambi Siapkan Edaran Pembatasan Gawai di Sekolah

Selasa, 31 Mar 2026 - 07:09 WIB