Okepost.id – SUNGAI PENUH, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Sungai Penuh sebagai tanda dimulainya proyek strategis tersebut. Kegiatan ini menjadi langkah awal penataan wajah kota sekaligus penguatan pusat ekonomi rakyat, Kamis (12/2).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, Kepala Satker Pelaksana Prasarana Strategis Jambi Edia Saputra, Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal, anggota DPRD Aspar Nasir, unsur Forkopimda, jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta Ketua Lembaga Adat Enam Luhah bersama para ninik mamak.
Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa pembangunan pasar ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mewujudkan kota yang maju, tertata, dan berkeadilan. Ia berharap pasar yang baru nantinya tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan daerah.
Menurutnya, pembangunan pasar ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas publik yang lebih layak, nyaman, dan tertata, tanpa menghilangkan nilai kebersamaan serta kearifan lokal yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sungai Penuh.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan anggaran yang bersumber dari APBN. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, DPR RI, serta Pemerintah Provinsi Jambi yang telah memberikan dukungan penuh sehingga pembangunan Pasar Sungai Penuh ini dapat terwujud,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Alfin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pasar bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama proses pembangunan berlangsung.
“Saya berpesan kepada para pelaksana dan kontraktor agar bekerja secara profesional, menjaga kualitas pekerjaan, mematuhi aturan, dan mengutamakan keselamatan kerja. Amanah ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
“Semoga pembangunan Pasar Sungai Penuh ini menjadi awal bagi masa depan kota yang lebih tertata, lebih maju, dan semakin sejahtera. Dengan kerja dan kebersamaan, kita wujudkan Sungai Penuh sebagai kota yang adil dan makmur bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.(*)









