Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.775

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan Rabu pagi (11/2/2026).

Data Bloomberg menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp16.775 per dolar AS. Mata uang lokal pun menguat 0,21 persen dibandingkan penutupan Senin (9/2) ada di level Rp16.811

Sedangkan kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp16.826. Penguatan ini terjadi dikarenakan sentimen global. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah disebabkan oleh data ritel di Amerika Serikat.

Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS yang masih tertekan setelah data penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan, walau mendapat dukungan dari pernyataan hawkish pejabat-pejabat the Fed semalam,” katanya saat dihubungi Suara.com.

Baca Juga :  Honda Vario 125 CBS Tidak Pernah Sepi Peminat

Namun, penguatan rupiah diperkirakan terbatas. Sebab, investor masih wait and see dengan data pekerjaan AS.

“Investor cenderung wait and see mengantisipasi data pekerjaan AS NFP malam ini. Range 16.750-16.850,” jelasnya.

Sementara itu, beberapa mata uang Asia juga menguat. Salah satunya, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,27 persen.

Baca Juga :  Ini Perbedaan 3 Model Vespa Sprint 180 Terbaru

Disusul, baht Thailand yang terkerek 0,21 persen. Selanjutnya ada dolar Taiwan yang menanjak 0,16 persen, dan peso Filipina yang terangkat 0,15 persen.

Lalu ada won Korea Selatan yang terapresiasi 0,09 persen. Berikutnya, dolar Hongkong yang naik 0,03 persen dan dolar Singapura terlihat menguat tipis 0,02 persen.

Sedangkan, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,07 persen. Kemudian yuan China terlihat melemah tipis 0,04 persen terhadap the greenback di pagi ini. (*)

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin Bekali Finalis Bujang Gadis 2026, Paparkan Program Unggulan 3S
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Personel Diminta Siaga dan Tak Gampang Percaya Hoaks
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Koto Dian
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya
Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas, Wako Alfin Perkuat Koordinasi dengan TNKS
PT KMH Terima Kunjungan DPRD Sungai Penuh, Bahas Pajak Air Permukaan dan Pengolahan Sampah
BNI Sungai Penuh Salurkan 20 Paket Bantuan untuk Balita Berisiko Stunting
Wali Kota Alfin Minta Proyek Pasar Sungai Penuh Dikebut, Target Mingguan Jadi Sorotan
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Personel Diminta Siaga dan Tak Gampang Percaya Hoaks

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Koto Dian

Rabu, 30 September 2026 - 17:08 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya

Selasa, 29 September 2026 - 19:09 WIB

Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas, Wako Alfin Perkuat Koordinasi dengan TNKS

Selasa, 29 September 2026 - 11:50 WIB

PT KMH Terima Kunjungan DPRD Sungai Penuh, Bahas Pajak Air Permukaan dan Pengolahan Sampah

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB