Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun 2026. Penegasan ini disampaikan di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.

Komitmen tersebut dinyatakan Purbaya saat menjawab pertanyaan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam rapat kerja di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (6/4/2026). Misbakhun mempertanyakan kesiapan fiskal negara jika harga minyak terus merangkak naik.

Ini memastikan lagi exercise di harga USD80, USD90, dan USD100 negara siap ya pak? sampai akhir tahun?,” tanya Misbakhun dalam interaksinya dengan Menkeu.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Siapkan Edaran Pembatasan Gawai di Sekolah

Purbaya menjelaskan bahwa ketahanan APBN saat ini berada dalam kondisi yang sangat kuat. Pemerintah telah menyiapkan berbagai lapisan bantalan (buffer) untuk meredam risiko defisit fiskal, sehingga kebijakan harga BBM tetap bisa dipertahankan.

Iya pak, kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya pak ya,” kata Purbaya.

Meskipun asumsi makro dalam APBN 2026 mematok harga minyak mentah pada level USD70 per barel, Kemenkeu telah melakukan simulasi risiko jika harga rata-rata melonjak ke level USD80 hingga USD100 per barel. Purbaya menegaskan bahwa anggaran yang ada saat ini masih mencukupi untuk menanggung beban tersebut.

Baca Juga :  Di tengah ketegangan global, Jepang gandeng Indonesia perkuat pertahanan

Padahal kita sudah siapkan sampai akhir tahun dengan asumsi rata-rata 100 dolar. Artinya nanti ada yang di atas USD100 dalam berita tentu kita masih kuat. Dengan existing anggaran yang ada. Kalau kepepet, masih ada lagi buffer yang saya bilang tadi ya Pak,” pungkas Purbaya. (*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu 2027, Segini Kisaran Gaji Pokok Berdasarkan Perpres 11/2024
Bukan PPPK Paruh Waktu, Ini Nasib 172 Ribu Guru Honorer yang Belum Lolos Seleksi
Pernyataan Tito soal Tes PPPK Paruh Waktu Picu Protes Aliansi R2 R3
Gaji PPPK 2027 Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan Pemerintah
Komisi X DPR Pertanyakan Tes Guru PPPK Paruh Waktu : Kenapa Harus Tes Lagi?
PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu
Anggaran PPPK 2027 Turun Jadi Rp23 Triliun, Forum PGRI Minta Kejelasan
Mulai Januari 2027, PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu? Ini Penjelasan Pemerintah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 08:23 WIB

PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu 2027, Segini Kisaran Gaji Pokok Berdasarkan Perpres 11/2024

Sabtu, 19 September 2026 - 20:59 WIB

Bukan PPPK Paruh Waktu, Ini Nasib 172 Ribu Guru Honorer yang Belum Lolos Seleksi

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Pernyataan Tito soal Tes PPPK Paruh Waktu Picu Protes Aliansi R2 R3

Jumat, 18 September 2026 - 18:42 WIB

Gaji PPPK 2027 Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan Pemerintah

Jumat, 18 September 2026 - 15:08 WIB

Komisi X DPR Pertanyakan Tes Guru PPPK Paruh Waktu : Kenapa Harus Tes Lagi?

Berita Terbaru

Poto : Penyusutan air Danau Kerinci (20/9/2026)

Daerah

Air Danau Kerinci Menyusut, Warga Diminta Waspadai Dampaknya

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:28 WIB