Okepost.id – Sebanyak 41 kantong jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Rabu (28/1/2026) malam.
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 22.00 WIB, dari 41 kantong jenazah tersebut, dua kantong diketahui berisi satu korban (satu jiwa). Informasi tersebut disampaikan di Bandung, Kamis (29/1/2026).
Korban yang telah teridentifikasi diketahui berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Sejumlah korban juga diketahui merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mayoritas korban merupakan warga Desa Pasirlangu dan wilayah sekitarnya.
Proses identifikasi dilakukan melalui berbagai metode, antara lain sidik jari, data e-KTP, pemeriksaan gigi, properti pribadi, serta data medis dan administrasi.
Sebagian besar korban yang berhasil diidentifikasi berasal dari Desa Pasirlangu, khususnya dari Kampung Pasir Kuning, Kampung Nyalindung, Kampung Babakan, Kampung Pasirkuda, dan Kampung Baru.
Selain warga setempat, sejumlah korban dari luar daerah juga telah berhasil diidentifikasi. Korban tersebut berasal dari Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran (Lampung), dan Jakarta Selatan, yang seluruhnya diidentifikasi melalui metode sidik jari.
Sementara itu, beberapa korban anak-anak juga telah berhasil diidentifikasi, yang berasal dari Kampung Pasirkuda, Kampung Pasir Kuning, serta wilayah sekitar lokasi bencana.
Hingga saat ini, proses pencarian dan identifikasi korban lainnya masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan bersama DVI Polri. Upaya tersebut tetap dilakukan meskipun dihadapkan pada medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu. (*)









