Pemerintah Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

Bijak Bermedia Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Ilustrasi

Poto Ilustrasi

Okepost.id – Pemerintah Indonesia akan menerapkan kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun mulai 28 Maret 2026. Aturan ini diperkirakan akan berdampak pada sekitar 70 juta anak di Indonesia.

Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan perlindungan anak di ruang digital sekaligus menekan berbagai risiko yang muncul dari penggunaan media sosial pada usia dini.

Fokus Perlindungan Anak di Dunia Digital

Pemerintah menilai penggunaan media sosial oleh anak-anak semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, platform digital juga menyimpan berbagai potensi risiko.

Beberapa risiko yang menjadi perhatian antara lain:

  • Paparan konten tidak pantas
  • Perundungan siber (cyberbullying)
  • Penipuan digital
  • Interaksi dengan orang asing
  • Penyalahgunaan data pribadi

Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan anak-anak memiliki perlindungan yang lebih kuat ketika mengakses internet.

Sekitar 70 Juta Anak Terdampak

Baca Juga :  Waspada Modus Baru Bobol M-Banking Jelang Lebaran, Penipu Sebar Link dan Aplikasi Berbahaya

Jumlah anak di Indonesia yang berusia di bawah 16 tahun diperkirakan mencapai sekitar 70 juta orang. Angka inilah yang kemudian menjadi dasar munculnya pemberitaan bahwa “70 juta warga Indonesia dilarang menggunakan media sosial”.

Namun sebenarnya, kebijakan tersebut tidak melarang seluruh masyarakat menggunakan media sosial, melainkan hanya membatasi akses bagi kelompok usia tertentu.

Platform Media Sosial yang Berpotensi Terdampak

Sejumlah platform media sosial populer diperkirakan akan menyesuaikan sistem mereka dengan kebijakan ini. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Threads
  • YouTube pada fitur tertentu

Platform-platform tersebut kemungkinan akan memperketat sistem verifikasi usia pengguna.

Mekanisme Pembatasan Masih Disiapkan

Pemerintah bersama penyedia platform digital masih menyusun mekanisme teknis untuk menerapkan kebijakan ini. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah sistem verifikasi usia pengguna.

Melalui sistem tersebut, platform diharapkan dapat mengidentifikasi usia pengguna sehingga akun yang tidak memenuhi syarat dapat dibatasi atau dinonaktifkan.

Baca Juga :  BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Upaya Mengurangi Dampak Negatif Media Sosial

Selain perlindungan data dan keamanan digital, kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak psikologis dari penggunaan media sosial yang berlebihan pada anak-anak.

Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat memengaruhi:

  • Kesehatan mental
  • Kualitas tidur
  • Konsentrasi belajar
  • Interaksi sosial di dunia nyata

Dengan adanya pembatasan ini, pemerintah berharap anak-anak dapat menggunakan internet secara lebih sehat dan aman.

Berlaku Mulai Akhir Maret 2026

Jika tidak mengalami perubahan, aturan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun akan mulai diberlakukan secara bertahap pada 28 Maret 2026.

Pemerintah juga mendorong peran orang tua untuk ikut mengawasi aktivitas digital anak agar penggunaan internet tetap aman dan positif.**

Berita Terkait

Cara Membuat Gulai Kepala Kambing yang Gurih, Empuk, dan Bebas Bau Prengus dengan Rempah Lengkap
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, PPPK Cair Juni 2026, Termasuk PPPK Paruh Waktu
Kemendagri Siapkan Pembahasan Peralihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu, Gaji Jadi Sorotan
Resep Sate Kambing Anti Prengus dan Empuk Tanpa Presto
Daging Kambing vs Daging Sapi, Mana yang Kolesterolnya Lebih Tinggi
Prabowo ke Perancis Saat Idul Adha, Gerindra: Ini Tugas Negara
Cara Bikin Sate yang Empuk dan Nikmat Dimakan
ASN 2025 Tembus 6,54 Juta, PPPK Melonjak Jadi Penopang Utama Kebutuhan SDM Pemerintah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:38 WIB

Cara Membuat Gulai Kepala Kambing yang Gurih, Empuk, dan Bebas Bau Prengus dengan Rempah Lengkap

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:23 WIB

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, PPPK Cair Juni 2026, Termasuk PPPK Paruh Waktu

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kemendagri Siapkan Pembahasan Peralihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu, Gaji Jadi Sorotan

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:44 WIB

Resep Sate Kambing Anti Prengus dan Empuk Tanpa Presto

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:14 WIB

Daging Kambing vs Daging Sapi, Mana yang Kolesterolnya Lebih Tinggi

Berita Terbaru