Tragedi KRL Bekasi, 14 Korban Tewas, 10 Jenazah Masih Diidentifikasi RS Polri

Peristiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi KRL Bekasi

Tragedi KRL Bekasi

Okepost.id, Jakarta – Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, masih melakukan proses identifikasi terhadap 10 kantong jenazah korban kecelakaan tragis antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, membenarkan bahwa pihaknya menerima total 10 kantong jenazah dari lokasi kejadian.

“Benar, ada 10 kantong jenazah yang kami terima dan saat ini sedang dalam proses identifikasi,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Proses Identifikasi Masih Berlangsung

Seluruh jenazah kini ditangani oleh tim forensik yang tergabung dalam Disaster Victim Identification (DVI).

Baca Juga :  Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL

Proses ini dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem (sebelum meninggal) dan post mortem (setelah meninggal) guna memastikan identitas korban secara akurat.

Menurut Prima, kantong jenazah mulai tiba di RS Polri sejak Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Namun hingga saat ini, proses identifikasi belum selesai.

Pihak RS Polri belum dapat mengungkap identitas korban yang telah teridentifikasi. Proses tersebut masih membutuhkan waktu karena harus dilakukan secara teliti dan sesuai prosedur.

Imbauan untuk Keluarga Korban

RS Polri mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk menunggu hasil identifikasi resmi dari tim DVI. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan dalam proses pengenalan jenazah.

Baca Juga :  Arus Balik Nataru 2025, Penjualan Tiket Kereta Api Tembus 4 Juta

Korban Meninggal Bertambah Jadi 14 Orang

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi 14 orang.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga Selasa pagi pukul 08.45 WIB, total korban meninggal mencapai 14 orang.

Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Selain itu, sebanyak 84 korban luka saat ini tengah menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.(Pro)

Berita Terkait

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL
Tragedi KA vs KRL di Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Lewat Aksi Tabur Bunga
Taksi Green SM Disorot! Menhub Minta Evaluasi Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Perahu Terbalik di Sungai Limun, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Bocah 12 Tahun Diduga Hanyut di Sungai, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif
Kapal Muatan Sawit Tenggelam di Simbur Naik Jambi, 3 ABK dalam Pencarian
Lagi, 3 Pasukan Indonesia Jadi Korban Ledakan di Fasilitas PBB Lebanon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:01 WIB

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

Rabu, 29 April 2026 - 12:52 WIB

Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL

Rabu, 29 April 2026 - 07:56 WIB

Tragedi KA vs KRL di Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Lewat Aksi Tabur Bunga

Selasa, 28 April 2026 - 15:07 WIB

Taksi Green SM Disorot! Menhub Minta Evaluasi Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 14:52 WIB

Tragedi KRL Bekasi, 14 Korban Tewas, 10 Jenazah Masih Diidentifikasi RS Polri

Berita Terbaru