Taksi Green SM Disorot! Menhub Minta Evaluasi Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Peristiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taksi Green SM

Taksi Green SM

Okepost.id, Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengambil langkah cepat setelah insiden kecelakaan yang melibatkan taksi Green SM Indonesia di Stasiun Bekasi Timur. Ia memastikan pihak operator akan dipanggil untuk menjalani evaluasi menyeluruh.

Dudy mengatakan dirinya telah menginstruksikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan agar segera bertemu dengan manajemen Green SM. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung hari ini dan difokuskan pada pembahasan aspek keselamatan serta prosedur operasional.

Menurutnya, setiap kecelakaan harus menjadi bahan evaluasi serius. Pemerintah ingin memastikan adanya perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

Baca Juga :  Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL

“Setiap insiden pasti kami evaluasi. Tujuannya agar ada pembelajaran dan peningkatan ke depan,” ujar Dudy saat ditemui di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Di sisi lain, pihak Green SM Indonesia telah memberikan klarifikasi resmi. Melalui pernyataan di media sosial, perusahaan menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang berlangsung pada 27 April 2026 di area perlintasan dekat stasiun.

Baca Juga :  Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

Perusahaan menegaskan telah menyerahkan informasi yang dibutuhkan kepada pihak berwenang dan berkomitmen mendukung proses investigasi yang tengah berjalan.

Green SM juga menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. Mereka menyebut terus menjaga standar operasional melalui pengawasan ketat dan peningkatan layanan secara berkelanjutan.

Kasus kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya disiplin dan pengawasan di perlintasan kereta api, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Bekasi. (Pro)

Berita Terkait

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL
Tragedi KA vs KRL di Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Lewat Aksi Tabur Bunga
Tragedi KRL Bekasi, 14 Korban Tewas, 10 Jenazah Masih Diidentifikasi RS Polri
Perahu Terbalik di Sungai Limun, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Bocah 12 Tahun Diduga Hanyut di Sungai, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif
Kapal Muatan Sawit Tenggelam di Simbur Naik Jambi, 3 ABK dalam Pencarian
Lagi, 3 Pasukan Indonesia Jadi Korban Ledakan di Fasilitas PBB Lebanon
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:01 WIB

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

Rabu, 29 April 2026 - 12:52 WIB

Kisah Pilu Korban Kecelakaan KA di Bekasi: Endang Terjepit 10 Jam di Gerbong KRL

Rabu, 29 April 2026 - 07:56 WIB

Tragedi KA vs KRL di Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Lewat Aksi Tabur Bunga

Selasa, 28 April 2026 - 15:07 WIB

Taksi Green SM Disorot! Menhub Minta Evaluasi Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 14:52 WIB

Tragedi KRL Bekasi, 14 Korban Tewas, 10 Jenazah Masih Diidentifikasi RS Polri

Berita Terbaru